Jeneponto – Javanewsonline.co.id | Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-qur’an (LPPTKA) Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, merilis data peserta Munaqosyah sebanyak 2.406 orang Santriwan/Santriwati di Bontosunggu, Senin (28/6).

Santriwan/Santriwati Taman Kanak-Kanak Al-qur’an/Taman Pendidikan Al-qur’an (TKA/TPA) yang ikut seleksi, Ahad (27/6) yang dinyatakan lulus ujian Munaqosyah, berhak mengikuti wisuda santri TKA/TPA semester I tahun 2021.

Munaqosyah kali ini terbilang fantastis, dimana sebelumnya hanya ada sekira seribu sampai seribu lima ratus peserta. Saat ini, dengan angka 2.406, masih berpotensi bertambah dikisaran tiga ribuan, sekiranya penyelenggara tidak melakukan pembatasan.

“Di 11 kecamatan yang saya kelilingi pada hari H Munaqosyah, saya menemukan 2 kecamatan dan hampir merata di kecamatan lainnya. Berarti lima puluhan santri menunggu kepastian, apakah diperkenankan ikut ujian atau tidak,” ujar Direktur Daerah (Dirda) LPPTKA Ustad Sirajuddin Guppa.

Ditambahkan Dirda Siraj, bersama Petugas Lapangan Ustad Jamal Nuju mengatakan, bahwa jalan musyawarah telah ditempuh untuk mengakomodasi daftar peserta susulan, karena pendaftaran secara digital sudah ditutup pada (25/6). 

Mereka yang tidak sempat daftar adalah para Kepala Unit TKA/TKA yang masih kurang mahir menggunakan perangkat digital. Fenomena seperti ini hampir ditemukan disemua wilayah kecamatan penyelenggara Munaqosyah.

Sebelumnya, LPPTKA merilis data Alumni Penataran Guru Mengaji Paket A yang terakhir dilaksanakan di wilayah Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI Rumbia. Sebanyak 679 orang dari 11 gelombang, diikuti se-Kabupaten Jeneponto, dari sebanyak 764 peserta yang lulus 679 orang dan yang Tidak Lulus/Remedial ada 85 orang.

Massifnya penataran dan perkaderan yang dilakukan BKPRMI dengan pola road show jelajah pelosok berbanding lurus dengan membludaknya peserta Munaqosyah dan membanjirnya status perhelatan munaqosyah di dinding-dinding Sosial Media (Sosmed) para kader dan pengurus BKPRMI. 

Dari jumlah angka statistik yang besar itu, diapresiasi oleh Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) BKPRMI Ustad Armin Djalle sebagai sebuah prestasi yang mesti terus ditingkatkan, minimal dipertahankan.

Senada dengan yang dikatakan oleh Ustad Armin, Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto Ustad Suardi A Kahar membeberkan, bahwa prestasi dan pencapaian itu tidak hadir secara “Simsalabim”, melainkan melalui perjuangan berat.

“Segala bentuk prestasi dan pencapaian organisasi, selain faktor mentalitas mujahid para kader, juga karena Kami kerja tim dengan penuh kegigihan dan ketangguhan, disertai semangat pengabdian tinggi, dibuktikan dengan sekali jelajah, kehebatan tim mampu menjangkau 13 titik dalam sehari. Terima kasih atas militansi semua kader”, ucap haru Ketua Umum Suardi A. Kahar.

Selanjutnya, ungkapnya, tinggal menunggu dukungan moril dan materil Pemerintah Kabupaten Jeneponto, untuk bersama-sama menghelat Wisuda Santri TKA/TPA Semester I Tahun 2021, pada beberapa waktu kedepan, semoga dilancarkan. (Ridwan)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.