Pesawaran – Javanewsonline.co.id | Keputusan bersejarah telah diambil oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, setelah menggelar pertemuan dengan perwakilan dari 13 lembaga media. Keputusan ini tidak hanya menciptakan kelegaan dalam dunia jurnalistik lokal, tetapi juga mewakili suara keadilan yang telah lama ditunggu-tunggu oleh para insan pers.
Pada pertemuan yang diadakan pada Senin, (30/10), Bupati Dendi Ramadhona mengumumkan bahwa semua keinginan para ketua lembaga media akan diakomodir dengan memulihkan status awal Gedung Balai Wartawan yang awalnya klaim milik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Keputusan ini menandai akhir dari perselisihan panjang terkait kepemilikan gedung tersebut.
Dendi Ramadhona secara tegas mengungkapkan kesediaannya untuk mengembalikan gedung tersebut ke status semula, yaitu sebagai Gedung Balai Wartawan yang dimiliki bersama oleh 13 lembaga media. Bahkan, langkah ekstra diambil dengan rencana untuk melepas logo PWI yang telah terpampang di gedung tersebut, serta mengganti prasasti yang mengidentifikasi PWI sebagai satu-satunya pemilik gedung.
Dendi menjelaskan lebih lanjut, “Tadi kita sudah diskusi sehat, memberikan masukan, dan memberikan saran. Mudah-mudahan solusi yang kita berikan ini tepat dan bisa memberikan jalan terbaik untuk kebersamaan.” Langkah ini mencerminkan tekad kuat untuk merestorasi perdamaian dan kebersamaan di antara lembaga media.
Langkah berani lainnya adalah niat Dendi untuk mengizinkan semua bendera dari 13 lembaga media yang ada untuk berkibar di Kantor Balai Wartawan. Selain itu, pengelolaan gedung ini akan dilakukan bersama-sama oleh semua lembaga, bukan hanya oleh satu lembaga.
Pada topik anggaran, yang selama ini terkesan hanya diperuntukkan bagi PWI, Dendi dengan tegas mengklarifikasi bahwa anggaran tersebut bukanlah dana hibah. Anggaran ini adalah dana untuk kegiatan, yang dapat diajukan oleh semua lembaga sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini adalah langkah positif dalam memberikan dukungan yang setara untuk semua lembaga media.
Feri Darmawan, ketua Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKWKP), yang mewakili 13 lembaga media lainnya, mengungkapkan apresiasi atas langkah tegas yang diambil oleh Bupati Dendi. “Alhamdulilah, kita tadi sudah bertemu dengan Bupati, dan dari hasil pertemuan itu, Bupati siap mengakomodir apa yang menjadi keinginan kita para lembaga dan secepatnya akan memasang bendera dari 13 lembaga di Kantor Balai Wartawan,” ujarnya.
Keputusan Bupati Dendi Ramadhona menciptakan momentum penting dalam mendukung persatuan dan kesetaraan di dunia jurnalistik Pesawaran, membuka jalan bagi kerja sama yang lebih erat dan berlandaskan pada prinsip keadilan bagi semua lembaga media. (Pendi)

