Javanewsonline.co.id mengundang Anda untuk merenung dalam perbincangan eksklusif kami bersama PJ Bupati Mentawai yang karismatik, Fernando J. Simanjuntak. Dalam satu jam yang penuh makna, kami memecahkan berbagai isu penting yang tengah berputar di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kamis, 2 November 2023 Wawancara dilakukan secara eksklusif oleh wartawan Javanewsonline.co.id, Syamsurijon SH di ruangan kerjanya yang tenang, di Kantor Bupati Mentawai yang terletak di Jalan Tuapejat Km 4,5 Sipora Utara. Tersebar kabar-kabar penting dan perdebatan hangat dalam lingkungan OPD Pemkab Mentawai terkait kinerja dan inovasi yang telah dilakukan dan yang akan dilakukan di bawah kepemimpinan tegas PJ Bupati Mentawai, Fernando J. Simanjuntak, yang dimulai sejak Mei hingga Oktober 2023. Hingga saat ini, hampir enam bulan telah berlalu dengan begitu banyak isu yang mengemuka di tengah-tengah masyarakat dan ASN di Pemkab kepulauan Mentawai.
Pertanyaan 1: Mengatasi Kekosongan di OPD
Javanewsonline.co.id: Bapak PJ Bupati, berbicara tentang isu yang berkembang mengenai kekosongan beberapa OPD dan staf ahli serta asisten dalam Organisasi Pemerintahan Daerah Mentawai. Apa langkah yang akan Bapak lakukan?
PJ Bupati: Mau tidak mau, pasti akan ada pergantian pejabat yang kosong akibat pensiun atau masalah administrasi. Oleh karena itu, kami akan melaksanakan seleksi yang terbuka dan patuh pada aturan yang berlaku untuk jabatan Eselon II. Siapa pun yang memenuhi syarat dapat mengikuti seleksi ini, termasuk mereka yang berasal dari luar Mentawai. Dalam waktu dekat, kita akan memulai proses seleksi untuk empat dinas, di antaranya Dinas Perikanan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Perhubungan, serta Badan Kepegawaian. Ini hanya awal, nantinya akan ada evaluasi untuk dinas lainnya berdasarkan kinerja dan capaian. Saya ingin menegaskan, kita menjalankan proses seleksi ini secara terbuka tanpa penyimpangan apa pun. Tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang tidak etis.
Pertanyaan 2: Hubungan dengan ASN dan Kepentingan Bersama
Javanewsonline.co.id: Ada isu yang beredar di kalangan masyarakat dan ASN, bahwa Anda memperlakukan ASN dalam cara yang membuat mereka terbagi-bagi, terutama berdasarkan asal daerah mereka. Apakah benar bahwa Anda hanya dekat dengan ASN asal utara, sementara yang lain terabaikan?
PJ Bupati: Isu tersebut belum sampai kepada saya, namun saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak akan melakukan hal seperti itu. Salah satu tugas utama saya sebagai PJ Bupati Mentawai adalah menjaga kerukunan, ketenangan, dan merangkul semua pihak serta sukuisme yang ada. Keharmonisan yang terbentuk dengan baik sangat penting, dan saya melihat ini sebagai tanggung jawab saya untuk menjaga kesatuan. Saya ingin mengingatkan semua pihak untuk tidak melihat dari satu sudut saja. Salah satu pendekatan saya adalah untuk selalu dekat dengan siapa pun, termasuk teman-teman media dan organisasi lainnya.
Pertanyaan 3: Kepemimpinan yang Terbuka dan Tegas
Javanewsonline.co.id: Bagaimana Bapak memimpin dalam apel pagi atau rapat antar OPD, terutama dalam memberikan teguran atau memutuskan perihal mutasi jabatan?
PJ Bupati: Ya, saya selalu menerapkan pendekatan terbuka dan tegas dalam komunikasi saya. Untuk apa menyembunyikan sesuatu? Hal ini wajar dan diperlukan. Saat membicarakan masalah disiplin, saya sangat tegas. Jika ada ASN yang melanggar aturan berulang kali, saya akan mengambil tindakan tegas termasuk pemecatan jika diperlukan. Itu karena ketidakdisiplinan dapat merusak yang lain. Kami akan mendukung yang baik, tetapi ketidakdisiplinan harus ditindak dengan tegas. Dalam rapat OPD, saya akan mengingatkan kepala OPD yang tidak mencapai target. Evaluasi dan perubahan akan dilakukan jika diperlukan. Hal ini penting untuk menjaga semangat dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai pejabat. Keberanian dalam mengambil tindakan penting untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Sebagai wawancara hampir berakhir, PJ Bupati menghimbau kepada para kepala OPD dan ASN untuk tidak selalu berbicara tentang kekurangan anggaran. Gaji dan tunjangan yang diterima merupakan bentuk anggaran yang dapat digunakan untuk mendukung kinerja yang lebih baik. Di sektor pertanian, PJ Bupati mendorong penyuluh pertanian untuk merangkul masyarakat dalam budidaya tanaman dan sayuran, sehingga kebutuhan pangan dapat dipenuhi secara mandiri. Semoga masyarakat dapat memahami pentingnya upaya ini.
Berkat wawancara yang mendalam ini, kita mendapat pandangan yang jernih tentang kebijakan dan visi PJ Bupati Mentawai, Fernando J. Simanjuntak. Sebuah kepemimpinan yang tegas, terbuka, dan berfokus pada hasil. Dalam menghadapi berbagai isu, PJ Bupati telah dengan tegas menggarisbawahi pentingnya transparansi, keadilan, dan pengambilan keputusan yang bijaksana. Kami berharap bahwa kepemimpinan ini akan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Rijon)

