Tulang Bawang – Javanewsonline.co.id |  Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, terus melakukan upaya antisipasi penyebaran penyakit rabies. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit rabies kepada masyarakat. Rabu (4/10)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang, H. Fatoni, S.Kep.,M.M., mengatakan bahwa hingga Oktober 2023, belum ada kasus rabies yang dilaporkan di Kabupaten Tulang Bawang. Hal ini dikarenakan Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya antisipasi, antara lain:

  • Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya rabies dan cara pencegahannya.
  • Melakukan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan.
  • Melakukan surveilans terhadap hewan yang berpotensi menjadi pembawa rabies.

Fatoni menjelaskan bahwa langkah penanganan pertama apabila seseorang terkena gigitan maupun cakaran dari hewan pembawa rabies adalah sebagai berikut:

  1. Cuci bagian yang luka dengan air mengalir dan menggunakan sabun selama 10-15 menit.
  2. Beri obat antiseptik pada luka.
  3. Hubungi tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Fatoni juga menambahkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang telah melakukan permintaan ke Provinsi Lampung untuk mendapatkan stok vaksin antirabies. Vaksin ini akan digunakan untuk mengantisipasi terjadinya kasus rabies di Kabupaten Tulang Bawang.

“Kami terus berupaya untuk mencegah penyebaran penyakit rabies di Kabupaten Tulang Bawang. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap hewan peliharaan maupun hewan liar,” kata Fatoni.

Tips Pencegahan Rabies

Berikut adalah beberapa tips pencegahan rabies yang dapat dilakukan oleh masyarakat:

  • Hindari kontak langsung dengan hewan liar.
  • Pastikan hewan peliharaan Anda mendapatkan vaksinasi rabies secara rutin.
  • Hubungi tenaga kesehatan jika Anda atau orang terdekat Anda terkena gigitan atau cakaran hewan. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.