Surabaya – Javanewsonline.co.id | Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Arie Ardian menyampaikan, bahwa pemusnahan barang bukti narkoba pada Selasa, (29/8) di Mapolda Jatim dari hasil pengungkapan tiga kasus.
Dikatakan, dua kasus yang berhasil di ungkap Polrestabes Surabaya dan 1 kasus Polda Jatim ini adalah jaringan internasional , Jawa Timur – Jakarta – Malaysia – Thailand.
“Jaringan ini kita identifikasi lalu kita lakukan pengembangan. Jadi jumlah total Sabu yang dimusnahkan 80, 674 kg dan 13.372 butir eksatasi,” ujarnya.
Kemudian hasil Operasi Tumpas Narkoba 2023 selama 12 hari mulai 14 – 25 Agustus, yang bisa diungkap Polda Jatim dan jajaran tercatat sabu 8, 587 kg, ganja 26, 279 kg, ekstasi 690 butir , obat keras dobel L 2.718.493 butir. Hasil sitaan yang barang buktinya dimusnahkan.
“Kita dalam kegiatan Operasi Tumpas Semeru 2023 ini menangani sebanyak 538 kasus dengan tersangka 661 orang,” tandasnya.
Pengungkapan kasus di seluruh wilayah Jawa Timur melibatkan jaringan internasional juga berhasil diungkap, seperti Thailand dan Malaysia, serta Jakarta.
Terkait ganja liquid nanti dilakukan pengecekan. Modusnya seperti biasa, mereka kurir, caranya ditelepon untuk membawa barang sabu ke salah satu hotel. diwilayah Jatim dengan kendaraan roda empat.
“Kita masih dalami jaringan internasional. Mereka sudah menerima di Riau lalu dibawa ke Jakarta, selanjutnya dikirim ke Jawa Timur,” pungkasnya. (WB)

