Supiori – Javanewsonline.co.id | Sejumlah tenaga honorer dari Puskesmas dan Pustu di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori melakukan Aksi Demo di halaman kantor Dinas kesehatan Kabupaten Supiori, pada Senin (12/9).

Dalam Orasi yang di sampaikannya, mereka menuntut hak mereka yang sampai yhari ini belum ada kejelasan dari pihak Dinas Kesehatan.

Sekira pukul 13.00 Wit, Masa yang berjumlah puluhan tenaga honorer ini melakukan orasi di depan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori.

Elkana Wakman selaku Koordinator Aksi menyampaikan bahwa kedatangan tenaga honorer tersebut untuk mempertanyakan hak-hak mereka yang hingga 2 tahun tidak pernah dibayarkan. Untuk itu, dirinya bersama para tenaga honorer lainnya datang dan ingin mendengar langsung dari Dinkes terkait, apa kendalanya hingga saat ini honor mereka belum juga dibayarkan.

Masa di terima langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori. Selanjutnya masa aksi di persilahkan masuk ke dalam kantor untuk menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah mereka. Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Supiori, Sekretaris Dinkes dan juga Kasubag Keuangan Dinas kesehatan kabupaten Supiori.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori Marinus Maryar mengatakan, bahwa hari ini ia bersama dengan Sekretaris Dinkes dan juga Staf Dinkes menerima dan mendengar langsung aspirasi dari kurang lebih 51 tenaga honorer yang tersebar di Puskesmas dan Pustu di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori, yang mempertanyakan hak mereka yang belum di bayarkan selama 2 tahun ini.

Marinus Maryar mengatakan, selama 2 tahun terakhir, didalam DPA Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori tidak tercover biaya tenaga honorer, sehingga pihaknya mengalami kesulitan untuk membayar hak-hak mereka.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Bappeda Kabupaten Supiori, agar usulan kami dari Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori bisa diupayakan secepatnya, untuk dapat membayar Tenaga honorer pada Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori, mengingat ada sekira 100 lebih tenaga honorer di Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori, apalagi tenaga honorer ini sudah bekerja melayani masyarakat hingga ke pelosok-pelosok.

Ia berharap, apa yang menjadi tuntutan para tenaga honorer ini bisa menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah Kabupaten Supiori, bukan hanya di Dinas Kesehatan saja, tetapi bisa menjadi perhatian bersama pada dinas-dinas terkait lainnya. (PAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.