
Blitar – Javanewsonline.co.id | Sebagai bentuk kemandirian Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, dalam menyejahterakan masyarakatnya, berbagai bentuk usaha telah dilakukan. Salah satunya adalah jalur ekonomi kreatif berbasis pada sektor ekonomi kreatif desa.
Karena hal ini dianggap sebagai usaha yang sangat menjanjikan dan mampu membawa dampak untuk meningkatkan dan menyejahterakan masyarakat. Ekonomi kreatif desa dengan nama Warung Mewah dibangun dengan menggunakan anggaran APBN yakni Dana Desa (DD), dan dikelola oleh BUMDes Minggirsari.
Beberapa waktu lalu, tepatnya pada hari Kamis (1/7), bertempat di gedung galeri usaha rakyat, Eko Hariadi selaku Kades Desa Minggirsari telah menerima dokumen studi kelayakan ekonomi kreatif, dari sebuah lembaga pendidikan STIE Kusuma Negara, atas kajian kelayakan pada salah satu usaha ekonomi kreatif desa, yang bertajuk Warung Mewah alias Mepet Sawah.
Penyerahan dokumen tersebut diberikan secara langsung oleh Dr Siti Sunrowiyati SE MM selaku Pimpro sekaligus selaku Wakil Ketua, didampingi Dr Eka Suprajang SE MM, Tanto Askriyandoko Putro SE MM, Retno Murni Sari SE MM, Sulistya Dewi SE MSA, Nosila Fristiani SE Akt M.Ak serta satu lagi yaitu Fuat Jizen SI Pusat.
Ekonomi kreatif desa atau warung mewah ini mendapat predikat kelayakan setelah dilakukan pengkajian sebelumnya dari beberapa aspek pendukung, hingga syarat gelar terpenuhi dan dinyatakan layak. Eko Hariadi selaku Kades setempat mengatakan, bahwa pihaknya merasa bersyukur atas usaha yang tak sia-sia dan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada masyarakat yang telah membantu, sehingga usaha ekonomi kreatif desa Warung Mewah dinyatakan layak, sebagai usaha berbasis ekonomi kreatif yang semuanya juga untuk kesejahteraan masyarakat Desa Minggirsari, intinya dari masyarakat untuk masyarakat. (Edi)

