Takalar (Sulsel) – Javanewsonline.co.id | Penunjukan Yardi SSos sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Moncongkomba Kecamatan Polombangkeng Selatan Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan oleh Bupati Takalar Syamsari Kitta, ternyata menuai banyak penolakan, bahkan masyarakat menyegel kantor desa tersebut.
Berdasarkan surat pernyataan yang telah ditandatangani oleh sembilan pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Moncongkomba, tujuh kepala dusun dan sepuluh imam dusun, serta beberapa tokoh masyarakat menyatakan menolak Yardi sebagai Pejabat Desa Moncongkomba, Rabu (11/5/2022).
“Kami sudah selesai melaksanakan musyawarah dengan tokoh masyarakat Desa Moncongkomba, menolak saudara Yardi sebagai Pj Desa Moncongkomba dan meminta kepada Bupati Takalar Syamsari Kitta untuk menggantinya dan menempatkan Pj Desa Moncongkomba dengan warga asli desa ini,” kata perwakilan dari tokoh masyarakat.
Ia juga berharap, penolakan Yardi sebagai PJ desa serta usulan perihal Pj kepala desa diterima oleh bupati dan instansi terkait, demi sinergitas dan kemajuan serta kondusifnya pemerintahan Desa Moncongkomba.
Hardianto Daeng Kio, Salah satu masyarakat desa setempat menimpali pernyataan tersebut. Menurutnya, di Desa Moncongkomba banyak juga ASN, bahkan sudah ada usulan beberapa tokoh masyarakat, tapi kenyataannya Pj yang ditunjuk sekarang justru kebalikannya dari itu.
“Banyak juga ASN di desa kami, bahkan ada beberapa orang yang sudah disodorkan ke Bupati Takalar, namun kenapa kebalikannya. Kami sesalkan kenapa bukan warga desa asli saja yang ditunjuk untuk jadi penjabat Desa Moncongkomba, kenapa malah orang dari luar dan tidak banyak dikenal oleh warga,” tuturnya.
Sementara, Camat Polongbangkeng Selatan, H Edi Badang mengatakan, setelah mendengar informasi adanya penyegelan kantor Desa Moncong komba, ia langsung kelokasi. “Setelah saya dapat informasi bahwa kantor Desa Moncong komba di segel, saya lansung ke lokasi untuk mencari tahu penyebabnya, sehingga sejumlah tokoh masyarakat menutup kantor desa, setelah itu kami akan sampaikan kepada pimpinan,” kata H Edi Badang. (Muhammad Rusli/*)

