Magetan — Javanewsonline.co.id | Dalam upaya meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, melalui bidang Cipta Karya, kini tengah membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) beserta jaringan perpipaan di Dusun Sambiroto, Desa Garon, Kecamatan Kawedanan. Proyek ini diinisiasi sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak akan air bersih, terutama di wilayah yang sering mengalami kesulitan air ketika musim kemarau tiba.

Kepala Dinas PUPR, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Rokhmat Zainuddin, ST, MT, menegaskan bahwa program pembangunan SPAM ini diutamakan untuk daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan air dari PDAM. “Hal ini untuk memberikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat desa yang rawan air dan belum terjangkau jaringan air dari PDAM,” ujar Rokhmat Zainuddin.
Ia menambahkan bahwa Desa Garon merupakan salah satu wilayah yang selama ini menghadapi tantangan besar dalam hal ketersediaan air bersih.
Dengan adanya SPAM dan jaringan perpipaan ini, diharapkan kebutuhan air minum bersih bagi masyarakat Desa Garon, khususnya di Dusun Sambiroto, dapat terpenuhi.
Beberapa warga Dusun Sambiroto pun menyambut baik inisiatif ini. Mereka merasa sangat terbantu karena selama ini kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. “Terima kasih telah dibangun SPAM di wilayah kami, sehingga nantinya tidak akan kesulitan air bersih lagi,” ujar salah satu warga dengan penuh syukur.
Sekretaris Desa Garon, Andri, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Magetan atas pelaksanaan proyek ini. “Proyek SPAM ini sangat membantu masyarakat di desa kami, khususnya Dusun Sambiroto, yang mengalami kesulitan air bersih,” jelasnya. Andri berharap program ini bisa terus berkelanjutan, mengingat masih banyak warga yang belum tercukupi kebutuhan air bersihnya.
“Masyarakat Dusun Sambiroto ini mengalami kesulitan air bersih di saat musim kemarau tiba. Dikarenakan belum terjangkau PDAM serta banyak sumur-sumur masyarakat yang mengalami penyusutan debit air,” tambah Andri. Atas nama warganya, ia juga berharap agar bantuan ini dapat meluas ke wilayah lain di Desa Garon.
Sebagai informasi, proyek ini dikerjakan oleh CV Kurniawan dengan pengawasan dari CV Karya Tujuh Satu. Proyek peningkatan SPAM jaringan perpipaan ini menelan anggaran sebesar Rp 637.290.000,00 dan memiliki masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan masyarakat di Desa Garon, khususnya di Dusun Sambiroto, dapat menikmati akses air bersih yang lebih baik dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan. (Rendra / ADV)

