Takalar (Sulsel) – Javanewsonline.co.id | Menanggapi kasus pembusuran yang marak terjadi, Forum Kajian dan Konsolidasi Pemuda Galesong Raya menggelar Dialog Publik.

Dialog Publik mengusung tema “Galesong Raya dan Dekadensi Keamanan Sebuah Tinjauan Hukum-Sosiokultural”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad 15 Mei 2022, pukul 14.30 Wita sampai selesai, di Warkop GOSP Galesong.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Polisi Resor (Kapolres) Takalar diwakili oleh Kasat Reskrim, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Galesong Selatan, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Galesong Utara, Komandan Kodim (Dandim) Takalar.

Hadir pula Komandan Koramil (Danramil) Galesong, Komandan Koramil (Danramil) Galesong Utara dan Ketua DPK KNPI Kecamatan Galesong sebagai narasumber. Turut hadir Bhabinkantibmas dan Osis se-Galesong Raya serta Organisasi Kepemudaan lainnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres Takalar diwakili oleh Kasat Reskrim, IPTU M Agus P SH MH mengatakan, bahwa kasus pembusuran yang terjadi dibeberapa daerah, terutama di Galesong Raya dikarenakan dua faktor.

Dua faktor tersebut adalah penyebab terjadinya kasus pembusuran, yaitu faktor internal yang disebabkan oleh kemerosotan moral, sedangkan faktor eksternal seperti pergaulan bebas dan rendahnya tingkat pendidikan.

Lebih lanjut ia membeberkan bahwa Polres Takalar terus berbenah mengawal kasus kriminalitas, hal itu terbukti dengan adanya beberapa pelaku kejahatan yang berhasil diringkus.

“Kami dari Kapolres Takalar, sejauh ini sudah memaksimalkan pengawalan dan pengawasan di daerah Takalar. Sudah ada korban yang berhasil diringkus dari kasus pembusuran, salah satunya yang terjadi di Galesong,” bebernya.

Di tempat lain, Dandim 1426 Takalar diwakili oleh Danramil Galesong, Kapten ARM Hasbullah H menyampaikan, bahwa pihaknya akan mengaktifkan Bhabinkantibmas di seluruh desa yang ada.

“Kami akan memaksimalkan Bhabinkantibmas di pelosok desa yang ada di kecamatan masing-masing, hal itu sebagai upaya untuk membentengi Galesong Raya dari desa ke desa,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Galesong Muhammad Yusuf SPd MAp menerangkan bahwa pemerintah kecamatan akan berkoordinasi intens dengan pemerintah desa. “Kami dari pemerintah kecamatan menggarisbawahi kasus pembusuran itu. Maka kami akan berkoordinasi sebaik mungkin ke setiap desa yang ada di Galesong,” pungkas Muhammad Yusuf. (Syarifuddin) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.