PELALAWAN – Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0313/KPR terus menunjukkan hasil yang signifikan. Salah satunya adalah pembangunan rumah milik Pak Dedi di RT 06/RW 03, Dusun 3, Desa Pangkalan Terap, Kabupaten Pelalawan, yang kini telah mencapai progres 70 persen meski sempat terkendala pasokan bahan material, Jumat (31/07/2026).

Sejak dimulainya program TMMD, personel Satgas Kodim 0313/KPR bersama masyarakat setempat terus bergotong royong mempercepat proses renovasi rumah tersebut. Setelah menyelesaikan pekerjaan pondasi dan pemasangan dinding, saat ini pembangunan telah memasuki tahap pemasangan rangka dan penutup atap, perapian dinding, serta persiapan pekerjaan plester.

Pasi Ter Satgas TMMD Kodim 0313/KPR, Kapten Arh Budiman, mengatakan capaian 70 persen ini merupakan bukti komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan rumah agar segera dapat ditempati dengan aman, nyaman, dan layak oleh keluarga Pak Dedi.

“Meski sempat terkendala ketersediaan bahan material, pengerjaan tetap kami optimalkan dengan memanfaatkan material yang tersedia. Kerja keras personel Satgas TMMD serta tingginya semangat gotong royong masyarakat Desa Pangkalan Terap menjadi kunci utama sehingga progres pembangunan dapat terus berjalan. Kemanunggalan TNI dan rakyat benar-benar terasa di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pak Dedi selaku penerima bantuan RTLH mengaku tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya melihat rumahnya yang kini telah berdiri kokoh.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0313/KPR serta seluruh pihak yang telah membantu. Dulu rumah saya jauh dari kata layak, sekarang berkat bapak-bapak TNI, mimpi kami sekeluarga memiliki rumah yang aman dan nyaman akhirnya mulai terwujud,” ungkapnya.

Dengan sisa waktu pelaksanaan TMMD ke-129 yang masih tersedia, Satgas Kodim 0313/KPR optimistis seluruh sasaran fisik, khususnya pembangunan RTLH milik Pak Dedi, dapat diselesaikan hingga 100 persen sesuai target yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong yang terus terpelihara.(erizal)