Keerom – Javanewsonline.co.id | Suasana tegang dan penuh kesiapan menghiasi Lapangan Mapolres Keerom, Jl. Bhayangkara Arso Swakarsa, dalam pelaksanaan simulasi Sispamkota (Sistem Pengamanan Kota). Acara yang diselenggarakan dalam rangka Operasi Mantap Brata Cartenz tahun 2023 ini menjadi sorotan utama sebagai bentuk persiapan menghadapi Pemilu 2023-2024 di Kabupaten Keerom.

Dalam pelaksanaan simulasi yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H, S.I.K, Asisten 2 Kabupaten Keerom Drs. Edy Y. Butan, dan Ketua DPRD Kabupaten Keerom Bambang Mujiono, SH, terlihat pula kehadiran Komisioner KPU Kabupaten Keerom Frengki Maikel Tiwe, serta Ketua Bawaslu Kabupaten Keerom Yaser Arius Runggamusi, dan Kasatpol PP Kabupaten Keerom Roby Borotian.
Simulasi tersebut memperlihatkan kesiapan personil Polres Keerom dalam menghadapi berbagai tahap Pemilu, mulai dari pengawalan logistik Pemilu, proses pencoblosan, hingga kesiapan menghadapi potensi keributan dan permasalahan yang mungkin muncul selama proses Pemilu berlangsung.
Menurut Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer, simulasi tersebut adalah gambaran nyata kesiapan aparat kepolisian dalam mengamankan segala aspek Pemilu di Kabupaten Keerom. “Seperti yang tadi kita saksikan, disimulasikan banyak permasalahan yang timbul di masyarakat, namun dengan kesiapan dan kerja sama yang baik, permasalahan dan keributan bisa teratasi dengan menerapkan SOP yang berlaku,” ungkapnya.
Kapolres Keerom menegaskan bahwa keamanan Pemilu 2023-2024 adalah tanggung jawab bersama, dan pihak kepolisian selalu membangun koordinasi dengan instansi terkait, termasuk TNI, pemerintah daerah, KPU, dan Bawaslu. “Dalam mengamankan Pemilu, pihak kepolisian tidak dapat bekerja sendiri. Kita semua perlu turut andil, sehingga diharapkan terus melaksanakan koordinasi antar instansi terkait, terutama sebagai pelaksana KPU dan Bawaslu,” tegasnya.
Dengan atmosfer simulasi yang serius namun terarah, Polres Keerom menunjukkan kesungguhan dalam menjaga keamanan dan kelancaran proses demokrasi di Kabupaten Keerom menjelang Pemilu 2023-2024. Acara ini bukan hanya sekadar latihan, melainkan sebagai langkah nyata untuk memastikan keberlangsungan demokrasi yang aman dan berkualitas di wilayah tersebut. (Pam)

