Mentawai – Javanewsonline.co.id |  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Perikanan menyerahkan bantuan mesin tempel kepada kelompok nelayan dalam kegiatan Sub Kegiatan Pengembangan Kapasitas Nelayan Kecil pada anggaran tahun 2024.

Kadis brrsama 2 anggota DPRD Mentawai Julius PDIP Melki Hanura dan Kasi Ekonomi Kecamatan Sibeurut Utara Zultak berfoto brrsama dalam penerahan mesin tempe bantuan

Acara penyerahan ini dilaksanakan di Kantor Desa Sikabaluan, Sibeurut Utara, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt, Kabid Tangkap dan staf perikanan, serta dua anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Julius Terarak dari Partai PDIP dan Melki Sapalenggu dari Partai Hanura.

Masyarakat Nelayan Penerima bantuan yang hadir langsung kekantor Desa Sikabaluan.Sibeurut Utara

Para penerima bantuan adalah nelayan yang telah terseleksi dari empat desa di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sibeurut Utara dan Kecamatan Sibeurut Barat. Desa penerima bantuan meliputi:

  1. Desa Sirilogui
  2. Desa Sigapokna
  3. Desa Simalegi Muara, Sibeurut Barat
  4. Desa Betaet

Dalam sambutannya, Camat Sibeurut Utara yang diwakili oleh Kepala Seksi Perikanan menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran Pj. Bupati yang berhalangan karena harus melakukan perjalanan dinas ke Padang dan Jakarta.

Kadis Perikanan, Zakirman, S.Pt, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan mesin bantuan agar tidak dipindahtangankan atau dijual kepada pihak lain. “Hal ini adalah perbuatan terlarang dan melanggar hukum, dan jika dilakukan, dapat diproses secara hukum,” ujarnya.

Anggota DPRD dari Dapil Pemilihan Sibeurut Utara, Julius Tararak, menyatakan bahwa tujuan bantuan ini adalah untuk meningkatkan penghasilan nelayan dalam memenuhi kebutuhan hidup. “Bantuan berupa mesin tempel ini bertujuan untuk merubah pendapatan ekonomi keluarga,” kata Julius.

Melki Sapalenggu, anggota DPRD dari Partai Hanura, menambahkan bahwa esensi dari bantuan ini adalah untuk meningkatkan ekonomi keluarga nelayan. “Kami akan mengevaluasi secara rutin kemanfaatan bantuan ini bagi kelompok penerima,” ujarnya.

Melki juga berharap agar bantuan ini tidak dipindahtangankan dan dapat menumbuhkan kelompok-kelompok baru dengan ekonomi masyarakat nelayan yang berkembang.

Salah satu anggota kelompok nelayan dari Desa Sirilogui, Markalius, mengungkapkan rasa syukurnya menerima bantuan mesin tempel 4 PK merek Yamaha. “Dengan bantuan ini, kami bisa melaut lebih jauh dan meningkatkan penghasilan.

Mesinnya sementara disimpan di kantor desa sampai sampan kami selesai dibuat,” ujarnya. Total bantuan mesin tempel yang diberikan terdiri dari 65 unit mesin 4 PK dan 31 unit mesin 15 PK, dengan total 96 unit mesin tempel Yamaha untuk empat desa tersebut. (Rijon**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.