Pekalongan – Javanewsonline.co.id | Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, yang lebih akrab disapa Aaf, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Pada Jumat, 13 September 2024, Aaf berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Ikatan Kawan Lama (Ikala) melalui program Jumat Berkah (Jumbar). Program ini bertujuan untuk meringankan beban warga kurang mampu, khususnya janda dan kaum dhuafa.
Program Jumbar, yang rutin diadakan setiap dua minggu, kali ini dilaksanakan di Gang Sikembang, RT 06, RW 02, Kelurahan Podosugih, Kota Pekalongan. Lokasi ini baru-baru ini terdampak kebakaran pada Kamis, 5 September 2024. Para korban, yang sebagian besar berasal dari keluarga prasejahtera, menerima bantuan berupa beras dan uang tunai sebagai bagian dari upaya untuk meringankan beban mereka.
Kehadiran Walikota Pekalongan pada kegiatan ini membawa nuansa yang berbeda. Tidak hanya hadir secara formal, Aaf turun langsung dalam proses pembagian bantuan, bahkan menyempatkan diri mengunjungi rumah-rumah warga yang sedang sakit.
Di antaranya, rumah Asiah (50) dan Darliah (70), yang sedang terbaring akibat kondisi kesehatan yang memburuk. Aaf tidak hanya memberikan bantuan berupa beras dan uang tunai, tetapi juga menyampaikan dukungan moril kepada keluarga yang terdampak musibah.
.
Ketua RT setempat, Khuzaini, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Walikota Pekalongan dan Ikala atas bantuan dan perhatian yang diberikan. “Semoga Ikala terus diberi kekuatan dan kelapangan rezeki untuk terus berbagi dan membantu sesama. Kami juga memohon agar bapak Walikota senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugasnya memimpin Kota Pekalongan dengan penuh amanah. Semoga langkah-langkah baik mereka senantiasa diridhoi oleh Allah SWT, dan semoga kebersamaan serta gotong royong ini dapat terus terjalin demi kebaikan bersama. Aamiin,” ujar Khuzaini.
Program Jumat Berkah (Jumbar) yang diinisiasi oleh Ikala telah menjadi salah satu upaya penting dalam membangun solidaritas sosial di Kota Pekalongan. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah menunjukkan betapa kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Dengan adanya program seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya kepedulian dan solidaritas, terutama di masa-masa sulit.
Semoga inisiatif Jumbar ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk turut berkontribusi aktif dalam menciptakan kesejahteraan bersama.
Dengan semangat gotong royong yang terus berkembang, diharapkan komunitas yang lebih tangguh, inklusif, dan sejahtera dapat terwujud bagi seluruh lapisan masyarakat. (M Izul Faqih/ Erwin Yulianto)

