Jember – Javanewsonline.co.id | Insensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Jember terdampak banjir dan tanah longsor, Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di Kecamatan Tanggul, Bangsalsari, dan Semboro. Permukiman warga pun terendam banjir setinggi 30 hingga 100 centimeter. Sebanyak 20 rumah di Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, terendam air setinggi 90 centimeter, Jum’at (19/11/2021).

Pondok pesantren (ponpes) Ar – Rasyid di Dusun Krajan B RT 02/ Rw 34 Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, tidak luput dari terjangan banjir, Tembok Ponpes Ar-Rasyid juga jebol. Akibatnya kurang lebih 130 orang pengurus dan santri serta santriwati diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, insensitas curah hujan tinggi mulai siang sampai malam menuyebabkan musibah banjir dan longsor, saat ini ada 3 titik banir diantaranya Kecamatan Bangsalsari dan 2 titik di Kecamatan Semboro.
“Sebagian warga sedang bersih – bersih di pondok pesantren Ar – Rasyid, karena sebagian tembok belakang Ponpes yang ada di samping sungai jebol, pihak Ponpes juga mewakafkan sebagian lahan pondok yang terendam banjir, tentunya kami akan berkordinasi dengan temen – temen untuk melakukan pengurukan sungai agar para santri bisa aktifitas lagi,” ucap Bupati Hendy.
Menurut Bupati Hendy potensi banjir besar kemungkinan terjadi karena melihat posisi sungai ada tikungan yang cukup tajam jarak yang pendek akan menghambat aliran air, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk melakukan normalisasi sungai. (Badri)

