Gowa – Javanewsonline.co.id | SD Inpres Limbung, Kabupaten Gowa, menjadi saksi penutupan Program Kampus Mengajar Angkatan 7 yang dilaksanakan dengan penuh semangat dan antusiasme. Program ini berhasil membawa perubahan signifikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Penutupan ini ditandai dengan penyampaian hasil Rencana Aksi Kegiatan oleh para mahasiswa yang terlibat pada Sabtu, 15 Juni 2024.

Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB di pekarangan sekolah SD Inpres Limbung dan dihadiri oleh Kepala Sekolah Hj. Suriati, S.Pd., para guru, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7, dan para siswa. Suasana haru dan bangga menyelimuti acara ketika para mahasiswa memaparkan hasil-hasil yang telah dicapai selama program berlangsung.
Dalam presentasinya, mahasiswa menyampaikan berbagai inovasi yang telah diterapkan di SD Inpres Limbung. Salah satu di antaranya adalah penerapan metode pembelajaran literasi dan numerasi yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar. Metode ini terbukti meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, serta memperkuat keterampilan berpikir kritis dan kreatif.
Selain itu, mahasiswa juga melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan literasi dan numerasi siswa melalui pre-test AKM dan post-test AKM. Hal ini dicapai melalui program bimbingan belajar intensif dan penggunaan media pembelajaran interaktif. Siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan belajar kini menunjukkan perkembangan yang sangat baik, berkat pendekatan yang lebih personal dan terfokus.
Kepala Sekolah SD Inpres Limbung, Hj. Suriati, S.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para mahasiswa Kampus Mengajar. “Kami sangat berterima kasih kepada para mahasiswa yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi sekolah kami. Program ini tidak hanya membantu siswa dalam bidang akademis, tetapi juga menginspirasi kami, para guru, untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran,” ujarnya.
Penarikan Kampus Mengajar Angkatan 7 di SD Inpres Limbung ini menjadi momentum penting yang menunjukkan betapa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar bisa membawa dampak positif bagi dunia pendidikan. Semoga program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa mendatang. (Syarifuddin)

