Jayapura – Javanewsonline.co.id | Terkait adanya keluhan dari para Nelayan yang tergabung pada Koperasi Tuna Sahabat melalui media, Wakil Wali Kota Jayapura beserta rombongan berkunjung ke lokasi untuk mendengar langsung keluhan-keluhan dari Nelayan, pada Rabu (31/03/2021) sore.
Hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota Jayapura Ir H Rustan Saru MM, Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi S.ST Pi M.Si dan beberapa Kepala Bidang pada Dinas Perikanan Kota Jayapura. Saat itu hadir pula Kepala Kelurahan Hamadi Raimon Fidman Kareth S.STP dan Ketua RW 03 Hamadi Nicolas Edward Wanggai.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Pengurus Koperasi Tuna Sahabat yaitu Ketua Koperasi Asbany Wihyawari, Sekretaris Koperasi Yance Yoce Richard, Bendahara Koperasi Hermina Aronggear dan beberapa anggota nelayan lainnya.

Ir H Rustan Saru MM (Wakil Wali Kota Jayapura) beserta rombongan mengunjungi Koperasi Bina Tuna Sahabat di Hamadi (31/03/2021) || Abdul
Ir H Rustan Saru MM membuka pertemuan tersebut dengan menyampaikan, bahwa pihaknya telah membaca beberapa keluhan Nelayan, terutama yang tergabung dalam Koperasi Tuna Sahabat melalui beberapa media, sehingga pihaknya hadir langsung untuk menerima dan mendengarkan keterangan, baik dari pihak koperasi ataupun Dinas Perikanan terkait hal tersebut.
“Saya mau jelas nantinya, apakah selama koperasi ini berdiri belum pernah sama sekali kita bantu atau seperti apa ?, nanti disampaikan penjelasannya ke saya, agar semua tau,” ujar Rustan.
Rustan Saru juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Jayapura, setiap tahunnya ada alokasi anggaran bantuan untuk semua daerah di Kota Jayapura, yang tentunya sesuai dengan anggaran yang tersedia, sehingga tidak semua bisa dibantu dan harus sesuai data serta catatan yang lengkap, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Wakil Wali Kota Jayapura juga memberikan kesempatan kepada para pengurus koperasi dan anggota nelayan, untuk menyampaikan keluhan-keluhannya secara langsung agar dapat disimpulkan diantaranya, 1. Keberadaan Koperasi belum dirasakan manfaatnya oleh para anggota, 2. Jika ada bantuan yang pernah diberikan, harus jelas untuk pribadi atau , sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antar Nelayan, 3. Kartu E-Kusuka yang telah diterima secara simbolis belum ada realisasi dan manfaat yang diterima, 4. Jika ada bantuan yang diberikan harus satu paket dan menyesuaikan kondisi laut di Jayapura, sehingga bantuan tersebut benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan.
Selain itu pada poin 5. Jika ada bantuan yang akan disalurkan, sebaiknya Dinas Perikanan melakukan survey dilapangan, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan juga jika untuk perorangan jangan diberikan kepada Nelayan yang sudah pernah menerima, sehingga Nelayan lain juga bisa merasakannya, 6. Jangan ada perbedaan dalam pemberian bantuan dan harus ada pemerataan, sehingga Nelayan Papua dan Nusantara bisa sama sama merasakan bantuan yang diberikan, 7. Adanya perlindungan dan bantuan kepada Nelayan bagi yang mendapatkan musibah atau kecelakaan saat melaut.
Disisi lain, Rustan Saru meminta kepada pihak koperasi untuk membantu Pemerintah Kota agar menjadi mitra, sehingga jika ada bantuan yang disalurkan melalui koperasi, dapat diteruskan dengan baik dan transparan kepada para anggota nelayan. “Kita minta kepada koperasi agar data dan nama harus betul-betul di verifikasi, lalu diserahkan kepada Dinas Perikanan untuk mendapatkan bantuan,” ujar Rustan.
Ia juga menjelaskan terkait kartu E-Kusuka, pihaknya meminta kepada Koperasi untuk membantu anggotanya melengkapi berkas persyaratan untuk dibawa langsung ke Dinas Perikanan, agar kartu tersebut dapat diterbitkan.
“Untuk kedepannya, keluhan mengenai keselamatan, asuransi, bantuan dan lainnya kepada nelayan, akan kami bantu komunikasi dengan pihak perbankkan juga dengan asuransi,” kata Rustan
Wakil Wali Kota Jayapura juga meminta kepada Dinas Perikanan dan Koperasi agar dapat mendata anggota Nelayan yang terdaftar, untuk dapat dikomunikasikan kepada pihak perbankkan dan asuransi, sehingga dapat memberikan jaminan kepada para Nelayan. “Untuk itu kita berharap, mudah-mudahan ini menjadi satu solusi, ini kita datang ke koperasi dan Nelayan untuk memberikan beberapa informasi terkait bantuan-bantuan kita, Pemerintah Kota memang tidak bisa bantu semuanya, tetapi tetap kita akan bantu sesuai dengan anggaran yang kita miliki. Intinya, Pemerintah Kota punya perhatian dan punya kepedulian buat nelayan kita,” pungkasnya. (Abdul)

