Jayapura – Javanewsonline.co.id | Setelah menggelar musyawarah olahraga provinsi, Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Provinsi Papua, pada Senin (30/03/2021), resmi dilantik pada hari Rabu (31/03/2021) di Swiss-Belhotel Papua. Hasil dari musyawarah tersebut, terpilih kembali Moch El Bahar Conoras sebagai Ketua Pengurus PCI Provinsi Papua periode 2021-2025.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP PCI, Azis Syamsudin. Dalam sambutannya ia mengatakan, bahwa Provinsi Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, terbilang memiliki sebuah keistimewaan. Selain memiliki keindahan panorama, di Tanah Papua juga terdapat venue Cricket berstandar internasional.


Penyerahan Bendera PCI dari Azis Syamsudin (Ketua Umum Pengurus PCI Pusat) kepada Moch. El Bahar Conoras (Ketua Umum Pengurus PCI Papua) periode 2021-2025 || Abdul

Dengan adanya fasilitas venue yang berstandar internasional, Azis Syamsudin meminta kepada pengurus periode baru PCI Papua, agar tidak menyia-nyiakan fasilitas tersebut. Ia juga menginstruksikan agar pembibitan atlet Cricket di Papua mulai digencarkan.

“Saya minta kepada para pengurus PCI Papua yang baru dilantik ini, agar segera mencari bibit atlet di Papua, karena orang Papua memiliki postur yang alami, postur yang menunjang untuk menjadi atlet cricket. Sama dengan negara tetangga di pasifik yang memiliki postur pemain criket. Saya berharap, minimal personil timnas SEA Games dan Asian Games ada dari Papua nantinya. Kita memang persiapkan ini juga untuk event internasional,” ujar Azis.

Ia juga menambahkan, bahwa Pengurus Pusat PCI menginginkan agar kedepan tim nasional cricket Indonesia pada saat Asian Games dan SEA Games, terdapat atlet-atlet Papua yang sekarang masih taraf persiapan dan cadangan.

“Saya sudah minta kepada Pak Bahar (Ketua PCI Papua), untuk tetap konsentrasi mencari atlet, bagaimana melakukan kejuaraan-kejuaraan daerah, karena dengan Kejurda bisa melahirkan bibit untuk kita seleksi di tim nasional,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Yunus Wonda sebagai Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengatakan, bahwa dalam beberapa waktu lalu, pihaknya harus memastikan untuk menyiapkan cabang olahraga Cricket Papua, untuk membidik medali PON XX di Papua tahun 2021.

“Kami dari KONI Provinsi Papua mengucapkan selamat kepada pengurus PCI Papua yang baru, agar di enam bulan menuju PON ini menjadi tantangan tersendiri dengan semangat dari para pengurus yang baru dilantik. Kami juga harap dari PCI bisa memastikan ada atlet-atlet baru yang muncul pada saat PON nanti. Ini bukan persoalan juara, tapi bagaimana atlet-atlet baru itu muncul melalui even-even kejuaraan kedepannya,” imbaunya.

Musyawarah Olahraga Provinsi Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI)  Provinsi Papua yang digelar di Hotel Horison Kotaraja, pada hari Selasa (30/03/2021), secara aklamasi Moch El Bahar Conoras terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengurus PCI Papua periode 2021-2025.

Saat ditemui oleh Javanewsonline.co.id pada Selasa (30/03/2021), ia mengatakan bahwa PON XX di Papua tahun 2021 ini semakin dekat pelaksanaannya, sehingga pihaknya harus bekerja ekstra untuk dapat menghasilkan prestasi.

“Saya optimis bahwa Cricket Papua akan memberikan sumbangan emas pada PON kali ini. Mengenai jumlahnya paling tidak satu, yah kalau dia lebih itu adalah mukjizat bagi tanah ini, karena seperti yang pernah saya bilang, kita kerja jujur adil pasti mukjizat yang akan terjadi di tanah ini,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan terkait target yang akan diraih pada PON XX di Papua tahun 2021, pihaknya menargetkan setinggi mungkin, tetapi semua akan dilihat hasil yang diperoleh di lapangan.

“Saat ini Team Cricket Papua sedang berlatih di Bali, kenapa di Bali, karena di sana kita bisa melatih tanding banyak sekali dan saat ini mereka sedang mengikuti dua kejuaraan bertaraf internasional, yaitu se six dan satu Kartini Cup,” kata El Bahar.

Ia menjelaskan, pihaknya bukan hanya menargetkan prestasi di PON XX, tetapi target utama adalah menjadi juara dunia. Harapannya, di tahun 2032 ketika Olimpiade di selenggarakan di Indonesia, pihaknya akan memilih Papua sebagai pusat Pelatnas, karena ada stadion yang berskala internasional, sehingga bisa berlatih dengan aman dan nyaman untuk meraih prestasi. (Abdul) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.