Oleh: Erizal

Generasi, suatu istilah yang merangkum sekelompok orang yang lahir dalam rentang waktu tertentu. Menurut teori Graeme Codrington dan Seu Grand Marshall, generasi dapat dikelompokkan berdasarkan periode kelahirannya. Dari Baby Boomer hingga Generasi Alpha, masing-masing mencirikan karakteristik dan pengalaman yang unik.

Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto SIK Memberikan Edukasi Kepada Generasi Milenial Atau Generasi Digitalisasi Pemilu Harmoni

Generasi Milenial, yang lahir pada 1981-1994, menjadi sorotan utama dalam era digitalisasi saat ini. Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan mereka menjadi konsumen utama informasi melalui internet. Pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, generasi ini memegang peranan penting sebagai pemilih yang berpotensi menentukan arah bangsa.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, terdapat 281.120 pemilih tetap untuk DPT Tahun 2024. Peningkatan sebanyak 73.944 jiwa dari periode sebelumnya mencerminkan partisipasi yang tinggi, terutama dari kalangan generasi Milenial.

Dari jumlah tersebut, untuk pemilih laki-laki berjumlah 145.431 orang dan untuk pemilih perempuan jumlahnya sebanyak 137.600 orang, sedangkan jumlah TPS yang tersebar di Kabupaten Pelalawan menurut peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 205 Tahun 2023, dengan jumlah 1.106 yang tersebar di Kecamatan Kabupaten Pelalawan.

Polri dan TNI: Inovasi dalam Pengamanan Pemilu

Dalam menghadapi pesta demokrasi, Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi memberikan inovasi dengan mengedepankan penggunaan Cooling System sebagai bagian dari strategi pengamanan. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan integritas selama Pemilu.

Peran Polri-TNI Menangkal SARA dan Hoaks di Masa Pemilu

Perkembangan teknologi di era ini juga membawa tantangan baru, terutama dalam penyebaran informasi dan berita melalui media sosial. Untuk menghadapi Pemilu Serentak 2024, generasi Milenial dituntut untuk cerdas dan kritis dalam menyikapi informasi yang tersebar.

Upaya Polri dan TNI dalam menangkal isu SARA dan berita hoaks menjadi krusial. Melalui langkah-langkah preventif dan edukasi, diharapkan dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dari konflik dan informasi yang menyesatkan.

Peran Generasi Milenial dalam Masa Pemilu

Pemuda Joe Kampe, seorang representatif dari Generasi Milenial, yang berasal dari Kecamatan Pelalawan, mengakui bahwa pertumbuhan teknologi memberikan peluang besar, namun juga menimbulkan tantangan, karena Indonesia merupakan salah satu konsumen terbesar di dunia.

Pesatnya pertumbuhan teknologi, berbagai informasi dengan mudahnya bisa didapatkan dengan cepat, apalagi indonesia saat ini sedang menghadapi Pemilihan Umum, yang akan berlangsung pada bulan Februari 2024 mendatang. Maka dalam menghadapi Pemilu, pemuda ini menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi.

Joe Kampe berharap, sebagai generasi penerus bangsa, butuh masukan dari pihak-pihak terkait, agar dapat memberikan pemahaman dalam upaya membangun dan menjaga konduktivitas masyarakat yang aman, damai dan kondusif, dari masuknya informasi atau berita mengenai kondisi pesta demokrasi yang sedang berlangsung.

Pemilu Serentak 2024 juga menjadi panggung bagi Polri untuk memberikan pelayanan yang humanis dan menjunjung tinggi nilai harmoni. Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto SIK, menekankan pentingnya kehadiran polisi yang responsif, akuntabel, dan berlandaskan norma serta iman dan taqwa.

Ia juga mengintruksikan kepada jajaran Kapolsek, khususnya Kapolsubsektor Pelalawan Iptu Legito, yang biasa disapa Mas Gitok, untuk mengikuti arahan menjalankan kegiatan Operasi Mantap Brata 2023 -2024 dengan menggunakan mesin pendingin “Cooling System” secara persuasif dan preventif.

Sebagai Kepala Kepolisian Subsektor Pelalawan, Mas Gitok mengungkapkan, bahwa ia sudah menjalankan program Jum’at Curhat, yang sudah di implementasi ke Tokoh agama dan Tokoh masyarakat, guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya isu-isu atau berita yang tidak benar di lingkungan masyarakat, yakni isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), di era teknologi digitalisasi pada generasi milenial dimasa pemilu ini.

Bentuk dan upaya yang selalu dilakukan Polsubsektor Pelalawan di bawah kepemimpinan Iptu Legito, ia selalu memberikan kenyamanan pelayanan dengan mengedepankan keharmonisan yang humanis dalam menjaga kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Mas Gitok menghimbau dan mengajak kepada seluruh generasi milenial, agar dengan perkembangan teknologi di era digitalisasi yang  sangat pesat ini, tentunya harus teliti dalam menshare suatu informasi tentang kebenaran dari informasi tersebut.

Moto Harmoni: Pondasi Kinerja Polri di Masa Pemilu

Di bawah kepemimpinan AKBP Suwinto SIK, Polres Pelalawan mengusung moto Harmoni sebagai Pondasi kinerja. Setiap huruf dalam “Harmoni” memiliki makna, mulai dari humanis, akuntabel, respon, mahir, optimis, norma, hingga iman dan taqwa. Moto ini mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang baik dan menjaga keamanan selama Pemilu.

HARMONI yang setiap hurufnya mempunyai arti dan makna meliputi: H adalah Humanis, yang berarti Polisi harus bersikap manusiawi. Humanis dalam konteks ini mengindikasikan bahwa Polisi tidak boleh bersikap arogan dan harus menunjukkan sopan santun dalam menjalankan tugas sehari-hari.

A adalah Akuntabel, yang berarti tugas-tugas polisi harus dipertanggungjawabkan secara struktural. Ini mencakup cara berpikir dan pengabdian polisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

R adalah Respon, yang mengacu pada kewajiban polisi untuk cepat tanggap terhadap keluhan masyarakat.

M adalah Mahir, yang berarti Polisi harus memiliki keahlian dalam menjalankan tugasnya. Ini mencakup pemahaman mendalam terhadap tugas-tugasnya dan menjalankan tugas secara profesional.

O adalah Optimis, yang menunjukkan bahwa tugas polisi yang baik harus dijalankan dengan keyakinan penuh terhadap tugasnya.

N adalah Norma, yang mengingatkan bahwa setiap tugas harus dilandaskan pada norma hukum, norma adat istiadat, norma agama, dan norma sosial, yang tentunya harus tetap dilindungi.

I adalah Iman dan Taqwa, yang menegaskan bahwa polisi harus berlandaskan pada iman dan taqwa sebagai pondasi dalam menjalankan tugasnya.

Tantangan Generasi Milenial: Kritis dalam Menyaring Informasi

Di tengah pesatnya pertumbuhan informasi, generasi Milenial dihimbau untuk cerdas dan kritis. Polri dan TNI turut berperan dalam memberikan edukasi dan menjaga situasi di lingkungan masyarakat agar tetap aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari upaya ini, Kapolres Pelalawan menegaskan pentingnya kesadaran akan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Pemilu Serentak 2024 menjadi momentum bagi generasi Milenial untuk menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi dinamika politik dan informasi.

Harapan dan Tantangan di Masa Pemilu

Dalam penutup, Pemilu Serentak 2024 membawa harapan dan tantangan bagi seluruh elemen masyarakat, terutama generasi Milenial. Dengan peran Polri dan TNI yang proaktif, diharapkan pesta demokrasi dapat berlangsung dengan damai, aman, dan kondusif. Masyarakat, terutama generasi Milenial, dihimbau untuk aktif dan kritis dalam menyikapi informasi, menjaga kedamaian, dan menentukan arah bangsa ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.