OKI – Javanewsonline.co.id | Pandemi Covid-19 mengakibatkan cakupan imunisasi rutin lengkap anak menjadi rendah. Untuk mengejar kekurangan cakupan tersebut, Pemerintah menyelenggarakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dalam rangka pekan imunisasi dunia. Kabupaten Ogan Komering Ilir tercatat sebagai daerah pertama di Sumatera Selatan yang melakukan launching BIAN di tahun 2022 ini.

Wakil Bupati OKI HM Dja’far Shodiq dalam sambutannya, saat membuka BIAN Tingkat Kabupaten OKI, di SDN 15 Kayuagung, pada Jum’at (20/5/22) mengungkapkan, ketakutan kita terhadap pandemi Covid-19, menjadikan kita lengah. Padahal, penyakit lainnya pun bisa menular dan berbahaya untuk anak-anak.

“Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional memiliki dua kegiatan besar, yaitu imunisasi tambahan satu dosis untuk cegah Campak dan Rubella, serta Imunisasi kejar bagi balita yang belum lengkap imunisasinya,” ujarnya.

Wabup mengajak agar semua stake holder dan masyarakat untuk mensosialisasikan dan turut mensukseskan BIAN tahun 2022, khususnya di Kabupaten OKI.

“Saya harap, dengan adanya kerjasama yang baik antara Pemerintah, masyarakat dan stake holder, saya yakin capaian Imunisasi di Kabupaten OKI mampu mencapai 100%,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Hj Lindasari Iskandar, dalam sambutannya turut mendorong semangat semua pihak dalam mensukseskan BIAN Tahun 2022 ini.

.

“Dengan momentum Pekan Imunisasi Dunia, serta Bulan Imunisasi Anak Nasional tahun 2022 ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat tenaga kesehatan, masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, maupun mitra pembangunan dalam menjalankan program imunisasi, demi tercapainya tujuan keluarga Indonesia yang sehat dan berkualitas,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan SKM MKes melaporkan, bahwa Kabupaten OKI menjadi daerah pertama di Provinsi Sumatera Selatan yang mencanangkan BIAN tahun 2022.

“Hari ini secara resmi OKI menjadi daerah pertama di Sumsel yang mencanangkan BIAN tahun 2022, kegiatan ini serentak dimulai di 32 Puskesmas di 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten OKI,” ungkap Iwan.

Atas hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab OKI.

. “Kami sangat mengapresiasi Kabupaten OKI, yang telah menjadi pelopor pencanangan BIAN 2022 di Sumsel,” ucap Kadinkes Provinsi Sumatera Selatan Dra Lesty Nurainy Apt MKes yang turut hadir dalam acara tersebut. (Irwan)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.