Oleh: Muhammad Rusli/HKT
“Dalam keheningan pagi, bersama gemuruh bendera, kita saksikan perubahan kecil dengan makna besar, di tengah peringatan Hardiknas tahun 2024. Sebuah nuansa yang menarik, mengalir dalam busana muslimah yang anggun para peserta. Bersama, kita membangun wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia,” – Suara semangat Pj. Bupati Takalar.
Pagi itu, di tengah gemuruh bendera yang berkibar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, suasana yang begitu istimewa menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2024. Namun, kali ini, perayaan itu diselimuti nuansa yang berbeda, sebuah nuansa yang mengalir dalam keheningan dan keanggunan busana muslimah yang dipakai oleh para peserta.
Pakaiannya yang menutup aurat menjadi simbol dari perubahan kecil namun makna yang besar dalam peringatan kali ini. Di tengah sorot matahari pagi yang hangat, berdiri seorang Pj. Bupati Takalar, yang dengan gagahnya membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim.
“Lima tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk memimpin gerakan merdeka belajar. Namun, bukan juga waktu yang lama untuk menciptakan perubahan yang mendalam. Bersama, kita membangun wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia,” ucapnya dengan penuh semangat, suaranya bergema di lapangan itu.
Tidak lama kemudian, Dr. Setiawan, dengan penuh semangat menyampaikan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini memang memiliki keunikan tersendiri. Nuansa Islami yang mengiringi acara ini sejalan dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIII tingkat Provinsi Sulsel.
“Kita semua, baik dari kalangan stakeholder maupun masyarakat, diminta untuk turut serta dalam kesuksesan MTQ ini. Mari, sebagai tuan rumah, kita tunjukkan keramahan kita sehingga peserta dari seluruh Sulawesi Selatan memiliki pengalaman yang tak terlupakan di Takalar,” ujarnya dengan suara yang penuh harap.
Perayaan ini tidak hanya tentang kata-kata dan janji, tapi juga tentang tindakan nyata. Di akhir acara, suara gemuruh aplaus menyambut pembacaan surat keputusan dari Presiden Republik Indonesia tentang penganugerahan tanda kehormatan satyalencana karya satia. Hadiah-hadiah untuk lomba kebersihan sekolah dan kebun sekolah diserahkan dengan penuh kebahagiaan oleh Pj. Bupati Takalar dan Pj. Ketua TP. PKK Takalar.
Hadir dalam peringatan Hardiknas tersebut Ketua DPRD Takalar, Forkopimda Takalar, Sekda Takalar, para Pimpinan OPD Takalar, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Takalar, para Camat serta Staf Lingkup Pemda Takalar.
Semangat perubahan yang terasa begitu kuat hari ini, seakan menjadi sinar terang yang membawa Takalar menuju masa depan yang lebih cerah. Dan di bawah langit yang cerah itu, bersatu dalam semangat pendidikan, semua orang di Takalar merayakan Hardiknas dengan harapan yang membara.

