
Kepala Bidang Penataan Ruang
Dinas PU CKPP Banyuwangi
Banyuwangi – Javanewsonline.co.id | sebuah nama yang terus menguat sebagai episentrum pertumbuhan di ujung timur Jawa. Tak hanya soal pariwisata, kini daerah berjuluk “Sunrise of Java” ini serius membenahi fondasi pembangunan melalui penataan ruang yang lebih terperinci. Setelah sukses merampungkan sejumlah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di beberapa wilayah, Dinas PU CKPP Banyuwangi kini tancap gas menyelesaikan tiga RDTR baru pada tahun 2025.

Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PU CKPP Banyuwangi, Ir. Bayu Hadiyanto, menjelaskan bahwa tiga RDTR baru ini berlokasi di wilayah Gambiran, kawasan Bandara Banyuwangi, dan Tegalsari. “Tujuan penetapan RDTR ini adalah sebagai pendetailan dan operasional pelaksanaan RTRW Banyuwangi,” kata Bayu, Jumat (8/8/2025). Tentu saja, langkah ini sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2024.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memahami betul bahwa RDTR bukan sekadar peta statis. Lebih dari itu, ia adalah instrumen strategis untuk meningkatkan iklim investasi dan mempercepat perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Cipta Kerja yang mensyaratkan wilayah ber-RDTR memiliki kemudahan dalam proses perizinan.

Setiap RDTR, kata Bayu, memiliki tujuan dan penataan yang berbeda, disesuaikan dengan potensi dan arah pengembangannya. “Muatannya berbeda, tergantung potensi dan arahan pengembangannya,” ujarnya. Hal ini memastikan setiap wilayah memiliki regulasi penataan ruang yang presisi.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor di Jakarta, Dinas PU CKPP Banyuwangi telah mengkonfirmasi muatan-muatan strategis dalam RDTR tersebut kepada kementerian dan lembaga terkait. Materi yang dibahas meliputi kebijakan strategis nasional, kawasan hutan, garis pantai, dan aspek-aspek penting lainnya.
Bayu menargetkan ketiga RDTR tersebut dapat rampung tahun ini. “Harapannya, setelah ini akan terus ada penambahan RDTR di wilayah lain yang belum memiliki,” pungkas Bayu. Ini adalah sinyal kuat bahwa Banyuwangi tak akan berhenti berbenah. Dengan penataan ruang yang matang, pembangunan yang terukur, dan iklim investasi yang kondusif, Banyuwangi siap melesat lebih jauh. (TR)

