MAKASSAR — Javanewsonline.co.id |  Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sulawesi Selatan menggelar rapat konsolidasi sekaligus pembubaran panitia pelaksana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD KSPSI Sulsel. Kegiatan ini berlangsung di kawasan wisata Malino, Kabupaten Gowa, Sabtu-Minggu (5–6/7/2025).

Konsolidasi dihadiri oleh Ketua DPD KSPSI Sulsel Basri Abbas, SH, dan Sekretaris Abd. Muis, SH, serta jajaran pengurus dari PD Federasi dan PC KSPSI. Acara ini menjadi forum evaluasi sekaligus wujud transparansi organisasi pasca-pelaksanaan Rakerda yang telah digelar pada 19 Juni 2025 di Hotel Claro, Makassar.

Ketua Panitia Rakerda, Mulyadi Arief, SE, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya dan seluruh panitia. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, kami menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan kepada Ketua DPD KSPSI Sulsel,” ujar Mulyadi.

Acara pembubaran panitia berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Panitia dan peserta turut mengikuti berbagai permainan atau games yang digelar untuk mempererat solidaritas antaranggota serikat.

Selain pembubaran panitia, konsolidasi ini juga membahas evaluasi pelaksanaan Rakerda serta penyusunan program kerja strategis ke depan. Salah satu agenda penting yang disiapkan adalah pelaksanaan Training of Trainer (TOT) yang akan diprakarsai oleh Ketua Federasi KSI Sulsel, Dr. Sennahati, S.I.Kom., M.I.Kom. Kegiatan TOT nantinya akan melibatkan jajaran pengurus dari tingkat federasi, DPC, PC, hingga PUK.

Ketua DPD KSPSI Sulsel, Basri Abbas, SH, menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia yang telah menyukseskan Rakerda I dengan baik.

“DPD KSPSI Sulsel akan terus berkomitmen memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh anggota, khususnya yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Anggota (SPA) KSPSI,” ujar Basri.

Dengan kegiatan ini, KSPSI Sulsel berharap dapat memperkuat soliditas organisasi dan memperluas jangkauan program kerja untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di Sulawesi Selatan.( Ahmad Leo)