Pesisir Selatan – Javanewsonline.co.id | Dalam perkembangan terbaru, Fraksi dan Koalisi berhasil meratifikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 di Kabupaten Pesisir Selatan. Keputusan penting ini diambil setelah melalui pembahasan yang mendalam dan diskusi yang intens antar komisi-komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan.

Pada tanggal 27 November 2023, hasil akhir dari pendapat dan kesimpulan Fraksi di DPRD menandai momen penting. Dimulai dari Fraksi PAN, persetujuan terhadap Rancangan APBD (RAPBD) Tahun 2024 sebagai APBD resmi tahun 2024 diberikan. Keputusan ini disertai dengan umpan balik konstruktif, kritik, dan saran mengenai penggunaan anggaran yang bijak, dengan penekanan pada kebutuhan khusus masyarakat Pesisir Selatan.
Fraksi Golkar juga menyatakan persetujuan umum untuk mentransformasi RAPBD 2024 menjadi APBD 2024. Perspektif mereka mencakup sikap kolektif fraksi-fraksi partai lain, termasuk PDI P, Nasdem, Fraksi Demokrat, dan Fraksi PKS.

Secara keseluruhan, kesepakatan bulat dari fraksi-fraksi ini menandakan komitmen bersama untuk menjadikan Anggaran Daerah 2024 sebagai instrumen pembangunan yang terstruktur dan bermanfaat bagi perkembangan dan kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan.
Netralitas ASN dan Peran Politik Fraksi GOLKAR
Mendekati kampanye pemilihan umum 2024, suasana politik semakin intens terasa. Netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjadi sorotan, di mana setiap pegawai, terutama pejabat, diingatkan untuk menjunjung tinggi asas netralitas. Meski imbauan tersebut telah dilakukan, agresifitas sebagian ASN cenderung melebihi tugas politisi.
Dalam konteks ini, Fraksi Partai GOLKAR menegaskan bahwa agenda politik tahun 2024, termasuk Pileg, Pilpres, dan Pilkada, tidak seharusnya mengganggu kinerja ASN dalam menjalankan agenda pembangunan secara konsisten dan optimal demi kepentingan rakyat. Pihak Fraksi menekankan perlunya keberlanjutan netralitas dan ketidakpartisan ASN.
Lebih lanjut, pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan diingatkan agar tetap netral, bersih, dan tidak menjadi alat kekuasaan yang digunakan untuk memenangkan kepentingan politik kelompok tertentu. Dalam perspektif ini, Fraksi GOLKAR mendorong untuk menghindari mobilisasi politik yang memanfaatkan fasilitas dan program pemerintah sebagai ajang kampanye untuk kepentingan golongan tertentu.
Optimalkan APBD 2024: Disiplin Anggaran dan Pertumbuhan Ekonomi
Salah satu aspek penting dari implementasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2024 adalah penekanan pada disiplin anggaran, restrukturisasi pola penyerapan anggaran secara sistematis, dan peningkatan kualitas output. Semua program dan proyek strategis yang direncanakan diharapkan dapat dieksekusi tepat waktu dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan, didukung oleh tata kelola yang baik.
Tujuan utama dari langkah-langkah ini adalah agar penyerapan anggaran dapat dilakukan secara merata sepanjang tahun, dengan menghindari penumpukan di akhir tahun, terutama dalam hal belanja modal. Fraksi Partai GOLKAR menyoroti pentingnya komitmen pemerintah daerah untuk melakukan rekomposisi dan penajaman pada belanja modal, dengan memperhatikan keselarasan antar program dan prinsip belanja berkualitas.
Langkah-langkah ini diarahkan untuk memastikan bahwa pengelolaan belanja modal tidak hanya efisien tetapi juga berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Keseluruhan, implementasi APBD 2024 diharapkan dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan. (Rijon)

