Kisah sukses RW 04, Kampung Dukuh, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara dalam meraih gelar juara umum Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023 menjadi inspirasi bagi seluruh warga Kabupaten Serang. Inilah cerita tentang bagaimana keberanian dan inovasi dalam mengelola sampah dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Gelaran LKBA yang telah mencapai tahun kelima ini menjadi ajang yang tak hanya memperebutkan prestise, tetapi juga sarana untuk mengekspresikan inovasi. Salah satu inovasi yang menonjol adalah dalam pengelolaan sampah. Melalui inovasi ini, RW 04 Kampung Dukuh mampu meraih tiga kategori sekaligus, dan bukan hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menyatakan keyakinannya bahwa potensi terbesar ada di masyarakat. Ia mendorong partisipasi aktif dari seluruh warga dalam upaya menjaga kebersihan, keamanan lingkungan, dan inovasi di setiap desa. Inovasi dalam pengelolaan sampah menjadi salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat dapat berperan aktif dalam pembangunan.

Tatu juga menjelaskan bahwa penanganan masalah sampah tidak akan berhasil tanpa kesadaran masyarakat. Kabupaten Serang masih menghadapi kendala dalam hal pembuangan sampah akhir, dan kerjasama dengan daerah lain menjadi kebutuhan. Namun, dengan adanya inisiatif pengelolaan sampah di tingkat RT/RW, masyarakat dapat berperan dalam mengatasi permasalahan ini.

Mengambil peran sebagai pemimpin, Bupati Tatu menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah desa dan kecamatan dalam menjalankan program pengelolaan sampah. Program ini melibatkan pemanfaatan sampah menjadi kompos, pakan magot, dan proses lainnya yang memiliki nilai ekonomi. Tatu berkomitmen untuk terus mengawasi dan mengevaluasi implementasi program ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Haryadi, mengamati peningkatan partisipasi masyarakat dan desa dalam LKBA tahun ini. Semua RW berlomba untuk meraih penghargaan, dan juri-juri merasa kesulitan dalam menentukan pemenang karena semua peserta tampil baik.

Desa Margagiri, yang telah mempertahankan gelar juaranya, mendapat apresiasi khusus. Haryadi mendorong agar Desa Margagiri menjadi desa wisata, sehingga potensi desa ini bisa berkembang, menjadi mandiri, dan menarik wisatawan. Semoga LKBA menjadi tonggak awal dalam menjadikan Desa Margagiri sebagai destinasi wisata yang unggul.

Kisah sukses LKBA Kabupaten Serang 2023 adalah bukti nyata bahwa perubahan besar dimulai dari inisiatif kecil di komunitas. Semua elemen masyarakat, dari pemimpin hingga warga biasa, memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, keamanan lingkungan, dan menciptakan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi seluruh kabupaten. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.