Jakarta – Javanewsonline.co.id | Hotel Balairung yang dulu kerap dihinggapi berita miring kini telah bertransformasi menjadi hotel yang siap memberikan pengalaman menginap yang lebih baik. Di bawah kepemimpinan manajemen baru yang dipimpin oleh Okto, seorang hotelier muda profesional, Hotel Balairung telah melakukan pembenahan besar-besaran di berbagai aspek.

Lobby hotel yang sebelumnya terasa sempit dan kurang nyaman kini telah disulap menjadi ruang yang luas dan terang. Dengan pencahayaan yang lebih baik, penataan yang rapi, dan tambahan wallgarden di front office, lobby hotel kini memberikan kesan teduh dan nyaman. Tak hanya itu, pojok baca yang menyediakan berbagai buku, mulai dari tokoh nasional hingga panduan traveling, menambah kenyamanan bagi tamu yang ingin bersantai. Penambahan beberapa unit AC juga membuat lobby menjadi lebih sejuk dan nyaman.

Hotel Balairung juga melakukan perubahan signifikan di area restaurant. Menu sarapan kini lebih variatif dengan pilihan nusantara, western, hingga corner khusus makanan Minang. Bubur kampium, ketupat padang, dan berbagai varian jamu tradisional disediakan untuk memanjakan lidah tamu. Perubahan ini berhasil membantah keluhan lama mengenai variasi makanan.

Kadai Teras, yang dulu terkesan kuno, kini telah berubah menjadi tempat yang lebih modern dan kekinian dengan perpaduan meja kursi bar dan mural bertemakan hotel. Suasana kafe yang nyaman ini dilengkapi dengan live music mingguan, menjadikan tempat ini lebih hidup dan menarik. Permainan catur dan domino juga disediakan gratis untuk tamu.

Manajemen juga fokus pada perbaikan kamar dan koridor hotel. Wallpaper lama diganti dengan cat yang lebih mudah dirawat, dan karpet serta pencahayaan di koridor diperbarui untuk menciptakan suasana yang lebih terang dan nyaman. Saat ini, 15 kamar telah selesai direnovasi, dan perbaikan koridor terus berlanjut hingga akhir tahun.
Sebagai bagian dari program go green, Hotel Balairung telah mengganti botol plastik dengan teko pitcher di 5 dari 7 lantai kamar. Tamu kini dapat mengisi ulang air mineral di dispenser yang tersedia di koridor, memberikan kenyamanan dan mendukung kelestarian lingkungan.

Perubahan yang dilakukan oleh manajemen telah memberikan dampak positif, baik dari sisi kenyamanan tamu maupun kinerja pendapatan hotel yang meningkat 10% pada semester I. Dengan strategi efisiensi yang diterapkan, kerugian hotel juga berhasil ditekan.
Dalam rangka meningkatkan kinerja, Hotel Balairung juga berkolaborasi dengan Bank BNI untuk membuat kartu emoney sebagai souvenir bagi tamu yang menginap. Manajemen juga mengajak para ASN yang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta untuk memilih Hotel Balairung sebagai tempat menginap, dengan berbagai fasilitas tambahan seperti penjemputan di bandara dan paket menginap dengan sarapan dan makan malam.

Pelayanan di Hotel Balairung juga menjadi fokus utama. Manajemen kini menerapkan standar 3S (Senyum, Sapa, Salam) kepada semua karyawan. Evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan terus dilakukan untuk memastikan tamu mendapatkan pengalaman terbaik selama menginap.
Transformasi yang dilakukan oleh manajemen Hotel Balairung dalam waktu kurang dari 6 bulan ini patut diapresiasi. Dengan berbagai perubahan positif yang telah dilakukan, Hotel Balairung kini siap bersaing dan memberikan pengalaman menginap yang tak terlupakan bagi para tamu. (Rijon)

