Takalar – Javanewsonline.co.id | Suasana Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, berubah meriah sepanjang September 2025. Warga desa kompak memperingati hari jadi ke-3 Desa Kampung Beru dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak pertengahan bulan hingga akhir September. Perayaan ini mengusung tema “Desa Kampung Beru Bisa, Maju, dan Kompak.”
Perayaan dimulai dengan kerja bakti massal pada Jumat, 19 September 2025. Seluruh warga turun tangan membersihkan lingkungan desa sejak pagi. Beberapa hari kemudian, Minggu 21 September, digelar jalan sehat berhadiah doorprize yang sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran Griya Sipakaberu, ruang pertemuan dan pusat kegiatan warga. Titik kumpul kegiatan itu berada di pelataran kantor desa.
Tak hanya kegiatan rekreasi, panitia juga menyiapkan agenda sosial. Pada Selasa, 23 September, ratusan warga mengikuti sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan ini menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak diminati karena membantu meringankan beban masyarakat.
Puncak peringatan hari jadi jatuh pada Jumat, 26 September 2025. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar rapat paripurna di halaman kantor desa. Dalam kesempatan itu, pemerintah desa juga membagikan 100 tabung gas elpiji kepada keluarga kurang mampu serta menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT).
Sebagai penutup, warga menggelar pesta rakyat pada Sabtu malam, 27 September. Pelataran kantor desa dipenuhi warga yang menikmati hiburan dan acara kebersamaan hingga larut malam.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini digelar tanpa menggunakan dana desa maupun alokasi dana desa (ADD). Perayaan murni hasil swadaya masyarakat, gotong royong, serta bantuan dari dermawan dan pengusaha lokal. “Ini bentuk kekompakan kami sebagai warga Kampung Beru. Semoga desa ini bisa terus maju,” kata Syarifuddin, salah satu panitia penyelenggara.
Hari jadi ke-3 Desa Kampung Beru tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga penegasan semangat gotong royong masyarakat. Tema yang diusung bisa, maju, dan kompak tercermin dari partisipasi aktif warga yang membiayai sekaligus meramaikan setiap kegiatan. (Syarifuddin)

