Makassar – Javanewsonline.co.id | Puluhan massa yang bergabung dalam Gondrong Bersatu, menggelar aksi unjuk rasa di bawah Fly Over (FO) Jalan AP Pettarani Kota Makassar, hingga menimbulkan kemacetan dijalan umum yang dilalui kendaraan bermotor, Senin (18/4/22).
Sejumlah tuntutan disuarakan dalam orasi yang mereka lakukan secara bergantian dengan memakai pengeras suara (Toa).
Jendral lapangan aksi Gondrong Bersatu Yayat dalam orasinya mengatakan, akan memberikan kartu merah untuk rezim Jokowi-Ma’ruf, yang dianggap gagal total dalam menjalankan sistem pemerintahan.
Selang beberapa jam unjuk rasa, nampak ruas jalan Trans Sulawesi dari berbagai arah lumpuh total. Yayat menjelaskan bahwa kartu merah itu diberikan kepada pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dengan landasan kenaikan harga BBM, bahan pokok serta menurunnya indeks demokrasi di tanah air.
“Kami menganggap kepemimpinan Jokowi dalam dua periode ini, nampak jelas ada sejumlah persoalan bermunculan dan menyentuh rakyat kalangan bawah,” ujarnya.
Yayat juga meminta agar Presiden RI menyatakan sikap kepada public, bahwa BBM dan bahan pokok bisa di stabilkan. “Kami dari Gondrong Bersatu, meminta bentuk kooperatif Presiden RI untuk Rakyat Indonesia,” tegasnya. Ia juga menyampaikan bahwa Gondrong Bersatu akan kembali melakukan unjuk rasa dengan membawa gelombang massa yang cukup banyak beberapa hari kedepan,” pungkasnya. (Mir)

