Lamongan  –  Javanewsonline.co.id | Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Lamongan terus berupaya memaksimalkan pelayanan publik, meskipun dihadapkan pada kendala alat pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang rusak. Kerusakan alat tersebut terjadi di beberapa kecamatan di wilayah kabupaten, memunculkan tantangan baru dalam upaya memberikan layanan efisien kepada masyarakat.

Edwin, Kepala Disduk Capil Lamongan, memberikan penjelasan terkait langkah-langkah yang diambil untuk mengatasi permasalahan ini. “Alat printer perekaman di kecamatan Sukodadi memang rusak, dan sudah kami bawa ke dinas untuk diperbaiki. Namun, jika ada kebutuhan mendesak dari masyarakat, kami telah berkoordinasi dengan kecamatan terdekat untuk membantu dalam pembuatan KTP di luar wilayahnya,” ungkap Edwin.

Menanggapi permintaan besar terutama dari siswa yang akan lulus sekolah di wilayah kecamatan Sukodadi, Edwin menegaskan bahwa pihak Disduk Capil Lamongan siap bergerak cepat untuk memberikan layanan. “Kami siap terjun secara dadakan ke sekolah-sekolah tersebut jika ada banyak permintaan untuk pembuatan KTP yang mendesak,” tambahnya.

Edwin juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi alat pembuatan KTP di tiap kecamatan yang rentan rusak, terutama akibat gangguan daya listrik. “Daya listrik yang tidak stabil di beberapa kecamatan dapat merusak alat seperti komputer dan printer. Kami juga memasang alat anjungan dukcapil mandiri (ADM) di beberapa titik, tetapi kami menyadari bahwa masih banyak warga yang kesulitan mengoperasikannya,” jelas Edwin.

Meski dihadapkan pada tantangan ini, Disduk Capil Lamongan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Koordinasi dengan kecamatan terdekat dan ketersediaan tim yang siap terjun langsung menjadi langkah strategis untuk mengatasi kendala tersebut. (Dvk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.