Blitar – Javanewsonline.co.id | Desa Sidodadi di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, mengambil langkah signifikan dalam upaya peningkatan ketahanan pangan dan pengembangan wawasan melalui kemandirian desa. Pada Sabtu lalu, tepatnya tanggal 3 Februari, Desa Sidodadi mengikuti program studi tiru Tani Organik dengan Gaya Asli (TOGA).

Kegiatan berlangsung di Desa Kebonagung, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, dihadiri oleh para kader perempuan yang mayoritas aktif dalam struktur PKK Desa Sidodadi. Mereka mendapat bimbingan langsung dari Kepala Desa Sidodadi. Antusiasme warga terhadap kegiatan ini sangat terlihat.

Studi tiru ini diselenggarakan oleh kelompok budidaya TOGA Turi Putih dari Desa Kebonagung, Kecamatan Wonodadi. Selain pelatihan tentang cara menanam dan merawat tanaman, peserta juga diberikan pelatihan dalam pengolahan hasilnya agar berkualitas tinggi. Pengolahan tanaman obat keluarga (TOGA) memerlukan kehati-hatian dan keklinisan karena akan dikonsumsi untuk kesehatan.

H Narno, selaku Kepala Desa Sidodadi menyampaikan, bahwa peserta yang diikutsertakan dalam studi tiru ini mayoritas berasal dari struktur PKK desa. Hal ini dipandang strategis agar pengetahuan yang diperoleh dapat disebarkan kepada ibu-ibu kader PKK lainnya.

Tujuannya adalah untuk menciptakan kemandirian didalam keluarga dan mengurangi ketergantungan ekonomi. Dengan terciptanya kemandirian di tingkat rumah tangga, diharapkan akan terbentuk ketahanan pangan yang lebih kokoh, yang pada gilirannya akan membawa Desa Sidodadi menuju arah kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.