Blitar – Javanewsonline.co,.id | Pemerintah Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, secara resmi menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap akhir untuk tahun anggaran 2024. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di ruang pertemuan Balai Desa Gaprang pada Rabu (18/12), dengan dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta Ketua PPKD bidang BLT-DD.

Sebanyak 34 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tersebut, masing-masing sebesar Rp 300.000,-. Penyerahan ini merupakan bagian dari program bantuan pemerintah untuk mendukung perekonomian masyarakat desa yang terdampak kondisi ekonomi dan sosial. Kepala Desa Gaprang, Fahruda, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyerahan ini adalah tahap terakhir untuk tahun 2024.
“Saat ini kami telah melaksanakan tugas kami dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan warga, baik dari sisi fisik maupun mental. Pada tahun 2025, jumlah KPM yang menerima bantuan ini akan meningkat menjadi 46 KPM dari yang sebelumnya hanya 34 KPM. Tentunya, kami berharap dengan peningkatan ini dapat lebih banyak lagi warga yang terbantu,” ujar Fahruda saat ditemui di kantornya pada Jumat (20/12).
Fahruda juga menambahkan bahwa pada tahun 2024, pemerintah Desa Gaprang sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warganya. Ia bertekad untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun mendatang agar masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan yang lebih optimal.
“Kami berharap kepada seluruh KPM agar memanfaatkan bantuan ini semaksimal mungkin untuk kebutuhan keluarga. Meskipun jumlahnya tidak besar, ini adalah bentuk perhatian dari pemerintah kepada warganya. Terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mendukung, dan kepada seluruh warga Desa Gaprang yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap pembangunan di desa ini,” tambahnya.
Dengan adanya BLT-DD ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat Desa Gaprang, serta meningkatkan kesejahteraan mereka menuju masyarakat yang lebih sejahtera pada tahun 2025. (Edi)

