Tuapeijat — Javanewsonline.co.id | Direktur RSUD Kepulauan Mentawai dr Toni bersama jajaran dokter dan pegawai menggelar acara perpisahan bagi dr Budi Andri MKM yang mendapat amanah baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (11/2/2026).

Acara yang berlangsung di lingkungan RSUD Mentawai, Km 9 Tuapeijat itu berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para pejabat struktural, dokter spesialis, serta staf rumah sakit turut hadir memberikan apresiasi atas pengabdian dr Budi selama bertugas di Kepulauan Mentawai.

Foto Bersama Direktur RSUD dr.Toni dan dr Budi Andri tengah , Satf dan Pegawai RSUD

Dr Budi Andri sebelumnya merupakan dokter fungsional umum di RSUD Mentawai. Ia telah lama mengabdi di wilayah kepulauan tersebut, di antaranya pernah bertugas di Puskesmas Muara Siberut serta menjabat Kepala Bidang P2PL pada Dinas Kesehatan Mentawai.

Dari sisi pendidikan, dr Budi menempuh studi kedokteran di Universitas Andalas dan melanjutkan pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia.

Ia dipercaya memimpin Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota setelah dinyatakan lulus seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi. Pelantikannya dilakukan oleh Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, pada 26 Januari 2026 lalu.

Direktur RSUD Mentawai dr Toni mengatakan pihaknya melepas dr Budi dengan rasa bangga. Menurut dia, kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota merupakan bentuk pengakuan atas kapasitas dan integritas dr Budi selama ini.

“Kita dengan bangga melepas dr Budi Andri MKM untuk menjadi Kepala Dinas Kesehatan di Limapuluh Kota. Ini juga menjadi momen beliau kembali mengabdi di kampung halamannya. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan meraih kesuksesan,” ujar dr Toni.

Ia menambahkan, dedikasi dr Budi selama bertugas di Mentawai telah memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, keluarga besar RSUD Mentawai mendoakan agar ia mampu membawa kemajuan di tempat tugas yang baru.

Acara perpisahan ditutup dengan doa bersama dan pemberian cenderamata sebagai tanda kenangan atas pengabdian dr Budi di Kepulauan Mentawai. (Rijon)