Pelalawan – Javanewsonline.co.id | Bupati Pelalawan, H Zukri Misran, menghadiri rangkaian acara penting di Aula Pertemuan Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, pada Kamis, 18 Juli 2024. Acara tersebut meliputi penyerahan SK Ketua RT/RW, pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta santunan untuk anak yatim. Puncak acara adalah peresmian lokal baru SMP IT Darussalam yang dikelola oleh Baznas Kabupaten Pelalawan, serta program Magrib Mengaji.

Hadir dalam acara tersebut, selain Bupati H Zukri Misran, adalah Asisten I Pelalawan Zulkifli, Kadis Sosial Ewin Romel, Kadis Perhubungan Feri, Kepala Baznas Pelalawan Karmani, Kasat Pol PP, Anggota DPRD Pelalawan Musti Efendi, Kadis Kominfo Faisal S. STP, Kades Teluk Binjai S Mansyur, Camat Teluk Meranti R Eka Putra S. Sos, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Teluk Meranti.

Kehadiran Bupati Pelalawan bersama rombongan disambut antusias oleh warga Kecamatan Teluk Meranti. Mereka berharap berbagai potensi sumber daya alam dan manusia di daerah ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan, H Karmani SPd MH, menjelaskan sejarah berdirinya SMP IT Darussalam. Sekolah ini sebelumnya dikenal sebagai MTs Darul Ulum, sebuah lembaga pendidikan yang merupakan kelas jauh dari sekolah di Desa Kuala Panduk. “Kami mengambil alih sekolah ini sebagai bentuk perhatian. Bagi siswa yang mampu akan dikenakan biaya, sementara yang tidak mampu akan digratiskan. Ke depan, insya Allah semuanya akan digratiskan,” jelas Karmani.

Karmani menambahkan bahwa perhatian dan dukungan ini diharapkan dapat mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan H Zukri menyampaikan permohonan maaf jika program-program belum dapat terealisasi sepenuhnya dalam masa jabatannya yang kurang lebih 3,5 tahun. Ia juga mengapresiasi peran Karmani dalam pembangunan sekolah ini, sehingga SMP IT Darussalam sudah siap menerima siswa baru.

“Baznas adalah tempat amil zakat dikumpulkan dan digunakan untuk delapan asnaf,” jelas Zukri. Ia juga menegaskan perlunya data guru pengajar untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan. “Kita memang butuh banyak sekolah-sekolah agama,” tambahnya. (Erizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.