Gowa – Javanewsonline.co.id |  Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gowa pada Rabu, 15 Januari 2025, untuk melakukan peninjauan di Museum Balla Lompoa, sebuah situs bersejarah yang menjadi kebanggaan daerah tersebut. Kunjungan ini disambut hangat oleh Bupati Gowa, Dr. Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, Kapolres Gowa, AKBP RTS Simanjuntak, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gowa.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Komisi X DPR RI, Ir. H. Latinro Latunrung dari Fraksi Partai Gerindra, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Prof. Jufri, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, A. Tenri Wati Tahri, serta perwakilan keluarga Kerajaan Gowa, H. Andi Hasanuddin Sila Abe.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyampaikan sambutan hangat kepada Menteri Kebudayaan dan rombongan. Ia berharap kunjungan ini dapat memberikan arahan dan dukungan terhadap upaya pelestarian dan peningkatan budaya di Kabupaten Gowa.

“Selamat datang kepada Bapak Menteri Kebudayaan RI di Museum Balla Lompoa. Kami berharap Bapak dapat memberikan arahan terkait langkah-langkah yang dapat kami ambil untuk terus mengembangkan budaya di Kabupaten Gowa,” ujar Bupati Adnan.

Menteri Kebudayaan RI, Dr. H. Fadli Zon, dalam kunjungannya menyampaikan rencana besar untuk mendirikan replika Museum Balla Lompoa di Ceptan, Afrika Selatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap Syekh Yusuf, salah satu pahlawan asal Sulawesi Selatan yang memiliki sejarah penting di Afrika Selatan.

“Salah satu pahlawan dari Sulawesi Selatan yang dikenal di Afrika Selatan adalah Syekh Yusuf. Kami berharap dapat membangun replika Museum Balla Lompoa di Ceptan untuk mengenang jasa beliau,” ungkap Fadli Zon.

Selain mendengarkan arahan dari Menteri Kebudayaan, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan Menteri, diikuti dengan foto bersama. Kegiatan yang berlangsung di Museum Balla Lompoa ini menampilkan semangat kolaborasi dan komitmen bersama untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal Kabupaten Gowa.

Dengan kunjungan ini, diharapkan akan semakin banyak upaya yang dilakukan untuk mengangkat potensi budaya daerah serta menjadikannya sebagai destinasi budaya yang lebih dikenal di tingkat nasional maupun internasional. (Syaripuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.