Sarmi – Javanewsonline.co.id | Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi Sosial, Benhur Tomi Mano (BTM), bersama Kristhina L Mano melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi Papua, Minggu (26/06).

Dalam kunker tersebut, mantan Wali Kota Jayapura dua periode itu menyerahkan 50 unit sepeda bantuan dari Menteri Sosial, Tri Rismaharini (Risma), kepada anak SD dan SMP di Kampung Arbais Distrik Pantai Barat melalui Sinode GKI di Tanah Papua.

Dalam keterangan pers, BTM, sapaan akrabnya mengungkapkan, bantuan ini merupakan realisasi Mensos Risma saat berkunjung beberapa waktu lalu, sekaligus berdialog dengan anak-anak sekolah dan meminta sepeda kepada Menteri Sosial, karena jarak dari rumah ke sekolah sangat jauh.

“Dari dialog itu, Menteri Sosial memberikan bantuan 50 unit sepeda untuk anak-anak agar bisa dipakai ke sekolah untuk menunjang proses belajar mengajar,” terang BTM.

BTM berpesan kepada anak-anak yang menerima bantuan sepeda, agar mereka bisa sekolah dengan baik, menjadi anak-anak yang pintar, cerdas dan menjadi harapan Bangsa dan Negara, juga bisa menjadi pemimpin-pemimpin Papua ke depan.

BTM mengungkapkan, Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerja sama dengan Sinode GKI di Tanah Papua, yang klasis-klasisnya tersebar di Tanah Papua, termasuk di Kabupaten Sarmi.

“Jadi, dari Sinode, Klasis, Bakal Klasis hingga Jemaat, maka itu kami dari Kementerian Sosial bekerja sama untuk melihat langsung apa yang diinginkan masyarakat,” ujar BTM.

Menurut BTM, Menteri Sosial Tri Rismaharini melayani masyarakat Papua dengan kasih, hati dan ikhlas, dengan melihat potensi-potensi wilayah seperti di Kabupaten Sarmi, Waropen, Asmat dan Mappi.

“Kami juga melihat potensinya, seperti di Sarmi, Kemensos membawa tim dari Institut Pertanian Bogor, tepat di Apawer, untuk melihat kualitas tanah,” ujarnya.

Dikatakan, tanah yang ada di wilayah ini sangat cocok untuk menanam apa saja, sehingga Menteri Sosial menanam pisang dan pepaya yang berkualitas, yang disarankan oleh Institut Pertanian Bogor.

Pamong sejati itu juga mengungkapkan, nantinya akan dikembangkan peternakan ayam, sapi dan pertanian.

“Dengan melihat wilayah Sarmi yang begitu luas, maka nanti akan dibantu kapal-kapal yang akan beroperasi sampai ke Teba, Kasonaweja dan juga tempat-tempat terpencil lainnya,” ujar BTM.

Selain itu, Tenaga Ahli Menteri Sosial ini mengaku akan ke Asmat untuk menyerahkan bantuan motor listrik dari Menteri Sosial dan juga akan mengembangkan bantuan-bantuan langsung kepada masyarakat.

“Tujuan kita adalah membantu Presiden untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Papua, juga memberdayakan ekonomi masyarakat di beberapa kabupaten, potensi apa yang harus dikembangkan, baik itu pertanian, peternakan, perkebunan dan juga perikanan, semuanya akan kerjasama dengan pemerintah daerah,” imbuh BTM.

Wakil Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt Hiskiah Rollo juga mengungkapkan, ketika Menteri Risma datang ke wilayah dua ini, ia sangat terkesan, lalu bertanya kepada anak-anak, apa yang kamu mau dan mereka spontan menjawab, kami mau pergi ke sekolah tapi jalan kaki jauh dan jalanjuga rusak, lalu mereka meminta bantuan sepeda.

“Tidak sekedar janji, ternyata Mensos Risma mewujudkan janji tersebut dengan membawa 50 unit sepeda, khusus untuk anak-anak kami disini, pada hari Minggu (26 /06),” katanya.

Untuk itu, Pdt Hizkiah meminta, agar sepeda bantuan Mensos ini digunakan untuk pergi ke sekolah, supaya anak-anak di sini menjadi pintar, cerdas dan ke depan mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang benar-benar diberkati oleh Tuhan dan menjadi berkat untuk orang banyak.

“Karena itu, atas nama GKI di Tanah Papua, saya Wakil Ketua Sinode GKI dan Ketua Klasis Persiapan GKI Apawer, mengucapkan terima kasih buat bangsa dan Negara, terutama untuk ibu Mensos Risma,” imbuhnya.

Sementara, ditempat yang sama, Ketua Bakal Klasis GKI Apawer Pdt Enice Laikun STh mengakui, ini adalah berkat Tuhan untuk Bakal Klasis. “Apa yang diberikan oleh ibu Menteri Sosial, seperti kebun pisang dan pepaya dan hari ini juga penyerahan sepeda untuk anak-anak sekolah. Kami berharap sepeda ini digunakan dengan baik dan nanti ke depan anak-anak harus punya motivasi untuk belajar dan mereka akan sukses,” pungkasnya. (Pam)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.