Donggala – Javanewsonline.co.id | Bidan Andi Kasmawati dari Desa Salungkaenu, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, menunjukkan perhatian khusus kepada ibu nifas dan bayi di bawah dua tahun (Baduta). Melalui kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan beberapa bulan yang lalu, Bidan Andi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas dalam memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) kepada anak Baduta.
Pendampingan keluarga ini menjadi langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah tersebut. Bidan Andi menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya sistematis dalam mendukung kesehatan dan perkembangan anak-anak di kampung binaan.
“Pendampingan keluarga yang kami laksanakan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada ibu nifas, terutama dalam hal pemberian MPASI kepada anak Baduta. Ini merupakan langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang,” ungkap Bidan Andi Kasmawati.
MPASI memiliki peran krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak pada usia dini. Makanan ini dirancang khusus untuk memberikan tambahan nutrisi yang diperlukan oleh bayi, termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Oleh karena itu, kegiatan penyuluhan ini bukan hanya sebagai bentuk edukasi tetapi juga sebagai langkah nyata untuk memastikan bahwa anak-anak di Desa Salungkaenu mendapatkan asupan nutrisi yang optimal.
Anifta, Koordinator PLKB wilayah tersebut, menyambut baik upaya Bidan Andi dalam memberikan perhatian khusus kepada ibu nifas dan Baduta. Ia menekankan pentingnya pendampingan keluarga sebagai bagian integral dari strategi pencegahan stunting di tingkat komunitas.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif pada kesehatan dan pertumbuhan anak-anak di wilayah kami. Peran bidan desa dan TPK Desa dalam memberikan edukasi dan pendampingan sangat penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan,” tambah Anifta. (Sir)

