Donggala – Javanewsonline.co.id | Dalam upaya mencapai keseimbangan ekonomi, spiritual, dan sosial budaya di Kabupaten Donggala, Bidan Desa aktif memimpin program penyuluhan mengenai alat kontrasepsi wanita. Program ini merupakan bagian dari pembangunan nasional untuk menciptakan kesejahteraan penduduk Indonesia.
Koordinator PLKB Wilayah Kecamatan Sojol Utara, Hj. Juhra, SKM, sebagai pemimpin program ini, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK). TPK terdiri dari bidan, kader TP PKK, dan kader KB, yang bertugas memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat pedesaan guna mempercepat penurunan stunting.
Program yang dipaparkan oleh bidan desa pada bulan lalu adalah program akseptor. Program ini melibatkan penggunaan berbagai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Penyuluhan tersebut juga merupakan langkah masyarakat desa dalam memberdayakan wilayah Kecamatan Sojol Utara di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Korwil KB Wilayah Kecamatan Sojol Utara, Hj. Juhra, SKM, menjelaskan bahwa penyuluhan dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang berbagai jenis alat kontrasepsi, baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan penyuluhan adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan dasar seputar kontrasepsi, termasuk kelebihan dan kekurangannya.
Penyuluhan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung program pembangunan nasional sambil memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat terkait isu-isu kesehatan dan keluarga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Donggala, Jalan Jati, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, sejak bulan lalu. (Sir)

