Blitar — Javanewsonline.co.id | Desa Plumbangan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, menggelar tradisi tahunan Bersih Desa pada Jumat (25/4/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya melestarikan budaya leluhur sekaligus bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki yang diterima masyarakat.

Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan acara selamatan, ditandai penyajian takir lengkong hidangan tradisional berisi nasi kuning, nasi gurih, serta lauk pauk khas Jawa seperti ingkung ayam, yang dibungkus dengan wadah dari gedebog atau batang pisang.

Pada malam harinya, suasana semakin semarak dengan pertunjukan tayuban, kesenian khas Jawa Timur. Acara ini menghadirkan tari-tarian yang diiringi gamelan, serta dibawakan oleh sinden, yang disambut antusias oleh seluruh warga.

Penjabat Kepala Desa Plumbangan, Yoyok Eko Iswahyudi, dalam sambutannya menekankan pentingnya tradisi ini sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus hiburan rakyat. Ia juga mengingatkan kembali akan sejarah besar desa tersebut, yang diyakini sebagai salah satu saksi awal perjalanan Ken Arok menuju kejayaan Singhasari.

“Dengan kegiatan ini, kita berharap Desa Plumbangan semakin sejahtera, gemah ripah loh jinawi, toto tentrem karto raharjo,” ujar Yoyok.

Hadir dalam kegiatan ini kelompok masyarakat (Pokmas), Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh perangkat desa Plumbangan.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan, mempererat rasa kebersamaan di antara warga. (Edi)