Banyuwangi – Javanewsonline.co.id | Upaya mempercantik wajah kota terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (PU CKPP). Sejalan dengan status Banyuwangi yang telah dikenal sebagai destinasi wisata nasional dan internasional, penataan kota dilakukan secara bertahap dengan fokus pada revitalisasi pasar, ruang publik, hingga pedestrian.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PU CKPP Banyuwangi, Ir. Bayu Hadianto, mengungkapkan program penataan kota ini bertujuan memperbaiki citra visual dan kenyamanan ruang publik. “Kami melakukan penataan kota secara menyeluruh dengan meng-update wajah kota. Revitalisasi telah dimulai dari pasar, asrama Inggrisan, serta ruang publik seperti Taman Blambangan, Taman Sri Tanjung, Taman Sayu Wiwit, Taman Tirto Wangi, Maron, Gesibu, dan jalur pedestrian,” ujar Bayu, Jumat, 22 Agustus 2025.
Menurut Bayu, program ini masih berjalan bertahap mengingat keterbatasan anggaran daerah. “Saat ini kami mengedepankan efisiensi anggaran sehingga penganggarannya tidak langsung besar. Alhamdulillah untuk revitalisasi pasar dan asrama Inggrisan, kemarin kami mendapat dukungan dana dari Kementerian PU,” katanya.
Perubahan wajah kota juga tampak pada jalur pedestrian di Jalan Ahmad Yani dan sejumlah titik strategis lain. Bayu menyebutkan, pihaknya tidak hanya mengutamakan perbaikan estetika, tetapi juga fungsi ruang publik agar lebih ramah bagi masyarakat dan wisatawan. “Harapannya, jika dulu lima sampai sepuluh tahun lalu Banyuwangi jarang tersentuh penataan, sekarang sudah mulai ada perubahan yang signifikan,” ujarnya.
Selain perbaikan infrastruktur fisik, program penataan ini juga menyasar elemen pendukung seperti penerangan jalan umum, tata taman, serta ornamen kota yang merefleksikan identitas Banyuwangi sebagai kota wisata. “Ke depan, kami ingin penataan tidak hanya cantik secara visual, tetapi juga fungsional, efisien, dan nyaman bagi warga,” kata Bayu menambahkan.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berharap langkah ini dapat mendongkrak daya tarik wisata, memperpanjang masa tinggal wisatawan, serta meningkatkan ekonomi lokal. Masyarakat juga diimbau turut menjaga fasilitas umum yang telah ditata agar upaya pembaruan wajah kota ini berkelanjutan. (TR)

