Papua – Javanewsonline.co.id | Beredar pesan berantai mengenai berita duka, bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe telah meninggal dunia di kediamannya, di Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (8/10)  pukul 06.54 waktu Papua, ternyata berita Hoax.

Dokter Pribadi Gubernur Papua, Anton Toni Motte membantah kabar yang beredar ditengah-tengah masyarakat, terkait meninggalnya Gubernur Papua itu.

“Beberapa jam terakhir ini, berita viral terkait kabar Gubernur meninggal, itu tidak benar,” tegas Anton Mote.

Diakui, Gubernur Lukas Enembe memang tengah mengalami sakit dan pihaknya terus melakukan observasi dan koordinasi dengan dokter yang menangani Lukas Enembe di Singapore.

“Pak gubernur memang sakit, kami masih terus melakukan observasi dan melakukan koordinasi ke dokter di Singapura,” ujarnya.

Untuk itu, terkait kabar tidak benar atau Hoax tersebut, Anton Mote meminta, agar tidak lagi dilanjutkan atau diviralkan. “Jadi, saya mohon, untuk tidak melanjutkan dan menviralkan lagi berita yang tidak benar itu. Itu membuat gaduh saja,” katanya.

Soal kondisi kesehatan Gubernur Lukas Enembe terakhir, Dokter Anton Mote mengungkapkan, jika Gubernur Lukas Enembe masih tetap dalam pantauan oberservasi, termasuk tensi dan lainnya.

Yang jelas, lanjut Anton Mote, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan dokter dari Singapore yang selama ini menangani kesehatan Lukas Enembe.

Ditanya dokter dari Singapore itu kapan ke Jayapura?, Anton Mote mengaku dalam waktu dekat mereka akan tiba di Jayapura. Mereka tengah berkoordinasi dengan managemen RS Mount Elisabeth Singapore.

Setidaknya, ada 3 dokter spesialis yang selama ini menangani Lukas Enembe di Singapore, yang akan datang ke Jayapura, yakni dokter jantung, ginjal dan seorang lagi dokter spesialis. (Yoman)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.