Serang — Javanewsonline.co.id | Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang memadati Lapangan Samator Modern, Cikande, Banten, pada Ahad (3/5/2026). Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tersebut, para buruh mendesak percepatan reformasi regulasi ketenagakerjaan dan penuntasan praktik pungutan liar atau percaloan tenaga kerja.

Ketua Aliansi Serikat Pekerja Kabupaten Serang, Asep Saefullah, menyatakan bahwa momentum May Day tahun ini menjadi ajang konsolidasi besar bagi berbagai organisasi buruh, seperti SPN, FSPMI, SPKEP, KSPSI 1973, hingga Forum Buruh Cikoja. Pihaknya menaruh harapan besar pada pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang dijadwalkan pada Oktober mendatang.
“Kami berharap pascapengesahan oleh DPR RI, pembahasan turunannya dapat segera dilanjutkan di tingkat daerah. Kami terus mengawal proses ini agar hak-hak buruh benar-benar terlindungi,” ujar Asep di sela-sela kegiatan.
Komitmen Pemda Berantas Calo Tenaga Kerja
Gubernur Banten, Andra Soni, yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan perhatian khusus pada isu integritas rekrutmen pekerja. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyisir praktik percaloan yang selama ini merugikan para pencari kerja di wilayah industri Serang.
“Saya dan Bupati telah berkomitmen untuk mengeliminasi percaloan tenaga kerja. Ini adalah praktik yang harus kita tindak tegas secara bersama-sama demi menciptakan iklim kerja yang sehat,” tegas Andra.
Selain masalah ketenagakerjaan, Gubernur juga merespons keluhan buruh terkait infrastruktur penunjang di kawasan industri, mulai dari perbaikan jalan rusak hingga minimnya penerangan jalan umum (PJU). Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan PLN dan instansi terkait untuk melakukan perbaikan demi kenyamanan para pekerja.
Apresiasi Stabilitas Keamanan
Ketua Panitia May Day 2026, H. Hendrik Gunawan, mengapresiasi kehadiran unsur pimpinan daerah dan pengamanan ketat dari pihak kepolisian. Menurutnya, sinergi antara buruh dan aparat menjadi kunci suksesnya acara yang berlangsung kondusif tersebut.
“Dukungan moril dan pengamanan dari Polda Banten di bawah kepemimpinan Irjen Pol Hengki sangat luar biasa. Ini adalah pertama kalinya peringatan May Day dihadiri langsung oleh Gubernur, yang menunjukkan adanya perhatian serius dari pemerintah,” kata Hendrik.
Hal senada diungkapkan Ketua DPC Garteks KSBSI Kabupaten Serang, Faisal Rakhman, yang memuji kelancaran acara meski melibatkan ribuan massa. Perayaan ditutup dengan pembagian doorprize dan hiburan, yang menjadi oase bagi para buruh di tengah perjuangan menuntut hak-hak mereka.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Serang, Kapolda Banten, Kapolres Serang, serta perwakilan Dandim 0602/Serang. (Az/Red)
