Karimun — Javanewsonline.co.id | Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, secara resmi membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (6/4/2026).

Kegiatan seleksi yang mengusung tema “Persiapkan Dirimu Raih Mimpimu Menjadi Paskibraka 2026” ini diawali dengan pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU) yang difasilitasi oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam laporannya, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Karimun, Markus Terkelin Tarigan, menyampaikan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka.

Dari total 187 pendaftar awal, sebanyak 149 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya. Peserta tersebut terdiri atas 95 putra dan 54 putri.

“Dari jumlah tersebut, akan dipilih 32 orang untuk tingkat kabupaten, terdiri dari 16 putra dan 16 putri. Selain itu, empat orang akan mewakili Karimun di tingkat provinsi, masing-masing dua putra dan dua putri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tahapan seleksi dilakukan secara berjenjang, mulai dari administrasi, TWK, dan TIU, kemudian dilanjutkan dengan tes kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kepribadian, hingga kesamaptaan.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya seleksi Paskibraka 2026 dengan baik, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini yang tetap berjalan sebagaimana mestinya meskipun dengan kondisi anggaran yang terbatas,” katanya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi disiplin dan sportivitas, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku.

Kepada panitia, ia menegaskan agar proses seleksi dilaksanakan secara profesional dan transparan, tanpa adanya praktik titipan.

“Laksanakan seleksi ini secara objektif dan profesional. Tidak boleh ada titipan, semua harus berdasarkan kemampuan peserta,” tegasnya.

Wabup menambahkan, apapun hasil yang diperoleh, seluruh peserta diharapkan menjadikan proses seleksi ini sebagai pengalaman berharga dalam meningkatkan kualitas diri dan prestasi di masa mendatang.

Seleksi Paskibraka ini diharapkan mampu menghasilkan generasi muda terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan intelektual, tetapi juga berkarakter kuat serta berjiwa nasionalisme tinggi. (Hn)