GOWA — Javanewsonlie.co.id | Kepanikan sempat menyelimuti sebuah keluarga di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Senin (13/4/2026), saat seorang ibu rumah tangga melahirkan bayi perempuan di kediamannya tanpa pendamping tenaga medis.

Peristiwa yang terjadi secara mendadak itu membuat keluarga kebingungan. Tidak adanya bidan atau tenaga kesehatan di lokasi membuat proses persalinan berlangsung dalam keterbatasan. Bahkan, setelah bayi lahir, tali pusat belum dapat ditangani karena warga sekitar tidak memiliki pengetahuan medis yang memadai.

Situasi darurat tersebut segera mendapat perhatian setelah informasi diteruskan kepada petugas Bhabinkamtibmas (Binmas) setempat. Respons cepat pun dilakukan. Dalam waktu sekitar 20 menit, aparat Binmas bersama kepala desa tiba di lokasi untuk memastikan kondisi ibu dan bayi.

Tak lama berselang, bidan desa datang bersama ambulans. Dengan sigap, petugas bersama aparat dan perangkat desa mengevakuasi ibu yang baru melahirkan ke dalam kendaraan ambulans untuk selanjutnya dirujuk ke puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kehadiran berbagai pihak dalam waktu singkat menjadi kunci penyelamatan. Koordinasi antara warga, aparat keamanan, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi situasi darurat di tengah masyarakat.

Keluarga ibu tersebut pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah satu anggota keluarga.

Tak lama kemudian, suami ibu yang sebelumnya sedang bekerja juga tiba di puskesmas setelah mendapat kabar. Ia turut mengapresiasi kepedulian semua pihak yang telah membantu proses penyelamatan istri dan bayinya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya akses layanan kesehatan yang cepat serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya terkait persalinan. (Syarifuddin)