Karawang — Javanewsonline.co.id | Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) UMKM pengrajin rambut palsu wig Marsiti, binaan Puskesmas Desa Wadas, meraih piagam penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat.

Erni Delima S,S.kep
Programer Pos UKK Desa Wadas

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Pos UKK dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang belum memiliki pekerjaan.

Programer Puskesmas Desa Wadas, Emi Delima, S.S.Kep, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan pihak puskesmas. “Alhamdulillah, setelah kami bina, Pos UKK Marsiti mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kesehatan dr. Dini dan meraih penghargaan tingkat provinsi,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Pos UKK yang bergerak pada usaha pembuatan rambut palsu itu saat ini mempekerjakan puluhan warga, sebagian besar ibu rumah tangga dan pekerja nonformal. Upah harian berkisar Rp115.000 ditambah fasilitas makan siang. Keberadaan pos ini dinilai berperan membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran di Desa Wadas.

Selain aspek ekonomi, pembinaan juga menyasar perilaku hidup bersih dan sehat. Para pekerja dibiasakan mencuci tangan, sarapan sebelum bekerja, menggunakan masker, serta menutup rambut selama proses produksi untuk mencegah gangguan kesehatan seperti pusing, batuk, atau pilek.

Emi berharap Pos UKK Marsiti terus berkembang dan menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Pos UKK ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan maupun pekerja nonformal, sehingga dapat membantu ekonomi rumah tangga dan pendidikan anak,” katanya.

Marsiti, selaku pemilik usaha, membuka peluang bagi warga Karawang dan sekitarnya yang ingin menambah penghasilan. “Masyarakat dapat bergabung di Pos UKK Desa Wadas, Dusun Satu Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,” ujarnya. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. (Zaenal M)