Blitar – Javanewsonline.co.id | Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan semarak. Acara yang digelar pada Minggu (3/8) ini tidak hanya memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi momen peluncuran destinasi wisata baru, yaitu Pasar Jadul Gunung.

Acara yang dipusatkan di lokasi wisata Taman Lengkeh, di kaki Gunung Pegat, ini dihadiri oleh lebih dari 5.000 warga. Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa Kawedusan, Ahmad Farid, dan dilanjutkan oleh perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Blitar, termasuk Kepala Dinas Koperasi serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Bupati Blitar, Rijanto, berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar kota.

Kegiatan dibuka dengan jalan sehat yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat dengan antusiasme tinggi. Selain itu, digelar juga senam tera yang diikuti oleh warga lanjut usia. Puncak acara ditutup dengan warga yang menikmati berbagai hidangan khas di Pasar Jadul Gunung.
Dalam wawancara, Kepala Desa Ahmad Farid mengungkapkan bahwa kegiatan Pasar Jadul ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa. “Kami ingin memberikan ruang bagi warga untuk melakukan kegiatan ekonomi yang bermanfaat,” ujarnya.
Dengan memanfaatkan tema pasar jadul, Farid juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk mempromosikan wisata Taman Lengkeh agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Destinasi wisata ini menawarkan keindahan alam yang eksotis dengan suasana segar dan asri karena berada di kaki gunung.
Taman Lengkeh berjarak sekitar 15 kilometer ke arah barat dari pusat Kota Blitar. Lokasinya bisa dijangkau dengan mengambil jalur dari perempatan Poluhan ke utara, lalu berbelok ke barat di perempatan Desa Kawedusan.
Pasar Jadul Gunung rencananya akan diadakan setiap hari Minggu. Pasar ini menyuguhkan beragam jajanan tradisional yang disajikan secara alami. Diharapkan, destinasi ini bisa menjadi pilihan baru bagi wisatawan lokal maupun nasional. (Edi)
