Gowa – Javanewsonline.co.id | Dalam rangka menghadapi potensi dampak El Nino dan memperkuat ketahanan pangan nasional, Menteri Pertanian bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung pelaksanaan percepatan tanam padi di Desa Maradekaya, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional percepatan tanam yang digagas pemerintah pusat guna menjaga stabilitas pangan di tengah tantangan krisis global, perubahan iklim, dan fluktuasi pasokan beras internasional.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya langkah percepatan tanam sebagai upaya strategis menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino. Menurutnya, pangan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga penentu kekuatan ekonomi suatu negara.
“Jadi, selesai panen langsung tanam karena kondisi air masih mendukung. Alhamdulillah, saya bahagia bisa melihat langsung percepatan tanam dilakukan di kampung saya sendiri,” ujar Andi Sudirman.
Ia berharap Kabupaten Gowa dapat menjadi wilayah yang tangguh dan adaptif terhadap berbagai krisis dengan tetap berada di zona hijau dalam pengelolaan pertanaman pangan.
“Oleh karena itu, kita dorong optimalisasi lahan serta pertanaman. Kita berharap El Nino tidak berdampak signifikan karena antisipasi kita sudah berjalan,” katanya.
Gubernur juga mengapresiasi upaya para petani di Gowa yang kini mampu melakukan tanam hingga tiga kali dalam setahun, lebih tinggi dari pola tanam konvensional yang hanya dua kali setahun. Hal ini dimungkinkan berkat dukungan teknologi, seperti budidaya hemat air, ketersediaan benih tahan kekeringan, dan penerapan sistem tanam dengan jeda maksimal 14 hari setelah panen.
“Kuncinya adalah kesiapan air dan teknologi tepat guna. Ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Peninjauan ini turut dihadiri Kapolda Sulsel, Danlantamal Makassar, Pangdam XIV/Hasanuddin, serta jajaran camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal ketahanan pangan dari tingkat lokal hingga nasional.
Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri juga menyatakan siap mendukung percepatan tanam dengan pengawalan dan fasilitasi agar seluruh proses pertanaman dapat berjalan lancar dan terkoordinasi.
Gerakan tanam padi di Kabupaten Gowa menjadi simbol kesiapan daerah menghadapi tantangan perubahan iklim serta dorongan nyata menuju swasembada pangan nasional. (Syarifuddin)

