TUAPEIJAT — Javanewonline.co.id | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menerima kunjungan kerja Komisi X DPR RI bersama Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan, Rabu, 10 April 2025. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Mentawai, DR. Rinto Wardana, didampingi Wakil Bupati Jakop Saguruk dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Ketua Komisi X DPR RI
M Y Esti Wijayanti didampingi
Bupati Kep.Mentawai DR.Rinto Wardana
Berfoto didepan SD negei 11 Tuapeijat
Dusun Berkat insyaallah akan
diperbaiki Dengan Bantuan
Komisi X DPR RI

Kunjungan ini dimulai dari Pelabuhan Tuapeijat, di mana rombongan Komisi X tiba sekitar pukul 10.30 WIB. Hadir dalam rombongan tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti, serta tiga anggota lainnya yakni Deni Cagur, Bonnie Triyana, dan Hj. Ledya Hanifa. Turut mendampingi, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Albert Indra Lukman.

Penyambutan dilakukan secara adat dengan persembahan tari tradisional Turuq Laggai dan pengalungan cendera mata khas Mentawai berupa kalung maniak-maniak, simbol keramahan masyarakat setempat. Usai prosesi penyambutan, rombongan langsung menuju kantor Bappeda di KM 4, Sipora Utara, untuk mengikuti pertemuan terbuka bersama pemerintah daerah dan stakeholder sektor pendidikan.

Dalam paparannya, Bupati Rinto Wardana memperkenalkan potensi daerah Kepulauan Mentawai melalui presentasi visual yang menggambarkan tantangan geografis, capaian pembangunan, serta kebutuhan prioritas, khususnya di bidang pendidikan. “Mentawai memiliki keterbatasan infrastruktur pendidikan yang masih perlu banyak perhatian dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi X, My Esti Wijayanti, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda menyerap aspirasi daerah dan memastikan distribusi program pendidikan yang merata. Ia menegaskan bahwa Komisi X akan mendorong alokasi bantuan beasiswa untuk pelajar Mentawai serta mendukung rehabilitasi sekolah-sekolah yang tidak layak pakai.

“Kami datang untuk mendengar langsung kebutuhan pendidikan di Mentawai. Komisi X akan mengawal penyaluran bantuan beasiswa dan perbaikan fasilitas sekolah dasar hingga menengah,” kata Esti.

Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Mentawai, Aban Barnabas, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia berharap hasil pertemuan ini mampu membawa perubahan konkret bagi dunia pendidikan di daerah. “Kami sangat berharap adanya realisasi program dan dukungan anggaran pusat, khususnya untuk peningkatan sarana prasarana dan bantuan beasiswa pendidikan tinggi bagi putra-putri Mentawai,” ujarnya.

Usai pertemuan, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke SD Negeri 11 Tuapeijat di Dusun Berkat, Sipora Utara, yang menjadi salah satu sekolah prioritas untuk renovasi. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperjuangkan kualitas pendidikan yang lebih layak dan merata di wilayah terluar Indonesia seperti Mentawai. (Rijon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.