Bangkalan – Javanewsonline.co.id – Dalam rangka mendukung swasembada pangan, yang merupakan bagian dari upaya peningkatan taraf hidup petani dan kontribusi pada ekonomi nasional, pembentukan kelompok tani (Poktan) di Desa Balung, Kecamatan Arosbaya, terus berlanjut. Desa Balung, yang memiliki hamparan lahan pertanian luas dan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani, kini telah memiliki lima kelompok tani. Hari ini, Kamis (12/12/2024), satu kelompok tani baru terbentuk, menjadikan total kelompok tani di desa ini enam kelompok.

Pembentukan kelompok tani ini bertujuan untuk mengorganisir petani agar saling mendukung dan bekerja sama dalam mengembangkan sektor pertanian. “Kelompok tani ini diharapkan memudahkan petani dalam memperoleh pembinaan dari pemerintah serta mengakses informasi dan teknologi pertanian. Dengan begitu, koordinasi antar petani akan semakin baik, dan bersama-sama kita dapat mencapai tujuan besar yaitu swasembada pangan,” kata Srinurholifah, Koordinator Penyuluh Pertanian, dalam sambutannya saat pembukaan acara.

Dr. C. Henry Kusumas Karyadinata, Kepala Bidang Pertanian PSP Dinas Pertanian TPHP Kabupaten Bangkalan, juga memberikan apresiasi atas terbentuknya kelompok tani di Desa Balung. “Kami sangat mendukung inisiatif ini. Terbentuknya kelompok tani ini menunjukkan kerukunan dan semangat gotong royong antara pemerintah desa, Kapolsek Arosbaya, Babinkamtibmas, Danramil Arosbaya, Batuud, mantri tani, dan penyuluh. Hal ini menjadi harapan bagi kemajuan dunia pertanian di daerah ini,” ujarnya.

Kegiatan pembentukan Poktan ini berlangsung dalam suasana yang kondusif dan penuh semangat kerjasama antara semua pihak yang hadir. H. Mansur, Ketua Poktan Mustika Jaya yang baru terbentuk, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. “Kedepannya, kami akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani lainnya untuk kemajuan dan kesejahteraan petani. Kami berharap dinas dan pemerintah terkait dapat terus mendampingi kami, memberikan arahan, dan pembinaan,” kata H. Mansur.

Harapan besar pun disampaikan agar terbentuknya kelompok tani ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung ekonomi lokal dan ketahanan pangan, sejalan dengan tujuan nasional untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sektor pertaniannya yang kuat. “Kami berkomitmen untuk bekerja bersama demi kesejahteraan petani dan pembangunan desa yang lebih baik,” tutupnya. (Wahid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.