Blitar – Javanewsonline.co.id | Dalam upaya meningkatkan produktivitas petani, Desa Kemloko di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, telah membangun tanggul penahan tanah (TPT). Pembangunan ini bertujuan agar jalan usaha tani (JUT) dapat dilalui dengan lancar tanpa kendala, terutama saat musim hujan.

Budi warga Kuwut Kemloko

Jalan usaha tani merupakan infrastruktur vital dalam pengelolaan produktivitas pertanian, karena sangat menunjang kegiatan para petani dari produksi hingga distribusi hasil panen. Sebagian besar jalan di desa tersebut berupa tanah, yang menjadi masalah besar saat musim hujan tiba. Kondisi ini menyulitkan distribusi pupuk ke lahan dan mempersulit akses saat musim panen.

Desa Kemloko telah menyelesaikan pembangunan satu titik TPT yang berlokasi di Dusun Kuwut RT 03/7. TPT ini memiliki fondasi setinggi 40 cm dan bagian atas setinggi 80 cm dengan panjang 135 meter. Pembangunan ini dibiayai dari dana desa (DD) tahun anggaran 2024.

Budi, salah seorang petani yang berada di lokasi, mengungkapkan kegembiraannya dengan adanya TPT ini. “Sebelumnya, saat membawa hasil panen dengan gerobak, sering jatuh karena jalannya sempit. Sekarang sudah tidak lagi, karena jalan tanahnya sudah tidak ambrol dan lebih lebar,” ujarnya.

Pisik tanggul penahan tanah (TPT)

Miftakhul Khoiri, Kepala Desa Kemloko, saat ditemui di kantornya pada Rabu (22/5) mengonfirmasi pembangunan TPT ini. “Tujuan kami adalah agar petani tidak lagi kesulitan dalam beraktivitas dan dapat meningkatkan produksi mereka. Dengan demikian, diharapkan roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat semakin membaik,” jelasnya. Khoiri menambahkan bahwa pembangunan ini sesuai dengan program pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan desa melalui alokasi dana desa (DD) yang tepat sasaran. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.