Magetan –  Javanewsonline.co.id |  Permasalahan bullying di kalangan pelajar masih menjadi ancaman serius dalam dunia pendidikan. Polres Magetan, melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), kini mengambil langkah tegas dengan menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi untuk memberantas aksi bullying.

Hari ini, Jumat (16/2), Ps. Kasat Binmas Polres Magetan, Iptu Muhniriyanto, turun langsung ke lapangan dengan melaksanakan kegiatan Pembinaan Pengetahuan tentang Bullying. Kali ini, sasarannya adalah 175 murid SDIT Al-Ikhlas Desa Mantren, Karangrejo.

Iptu Muhniriyanto dengan tegas menyatakan bahwa bullying perlu menjadi fokus serius dari pihak sekolah, guru, dan orang tua. “Stop bullying dan perundungan di dunia pendidikan! Dampak negatifnya tidak hanya bersifat jangka pendek, tapi juga jangka panjang, mengganggu perkembangan anak-anak yang menjadi korban,” ujarnya.

Definisi Bullying Menurut Iptu Muhniriyanto

Menurut Iptu Muhniriyanto, bullying adalah tindakan penindasan yang sering dilakukan secara berkelompok di lingkungan sekolah. Kelompok pelaku bullying cenderung merasa berkuasa dan menganggap anak lain lebih lemah.

Bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik secara verbal, fisik, atau sosial, di dunia nyata maupun dunia maya. Dampak dari bullying dapat membuat korban merasa tidak nyaman, sakit hati, dan tertekan, terlepas dari apakah aksi ini dilakukan oleh individu atau kelompok.

Dampak jangka pendek bagi pelajar yang menjadi korban bullying mencakup rasa tertekan dan rendah diri. Sementara itu, dampak jangka panjangnya lebih serius, dapat mengganggu perkembangan mental dan masa depan korban.

Iptu Muhniriyanto mengajak semua pihak, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat, untuk bersatu dalam upaya menghentikan bullying di Kabupaten Magetan. Guru diharapkan memberikan arahan dan pengawasan yang lebih intensif terhadap pelajar di sekolah. Orang tua diminta untuk aktif memberikan perhatian dan peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada anak-anak mereka.

“Dengan kerjasama dan kepedulian semua pihak, kita ciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh anak-anak,” tambah Iptu Muhniriyanto.

Mari bersama-sama menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi permasalahan bullying di dunia pendidikan. (Rn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.